Share

SAR Bojonegoro Teruskan Pencarian Korban Tenggelam

Tim SAR Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Kamis, meneruskan pencarian korban Mustain (3,2) yang diperkirakan tenggelam di perairan Bengawan Solo di Desa Payaman, Kecamatan Ngraho.

“Pencarian korban tenggelam Mustain dimulai sejak pagi tadi dengan mengerahkan dua perahu karet,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro MZ. Budi Moelyono.

Ia menjelaskan tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, juga elemen masyarakat lainnya dengan jumlah 19 personel melakukan pencarian korban di sekitar lokasi kejadian juga di daerah hilirnya.

“Pencarian korban juga dibantu masyarakat di sekitar lokasi kejadian,” katanya, menegaskan.

Sesuai ketentuan, katanya, pencarian korban tenggelam akan dilaksanakan selama tiga hari sejak korban Mustain dilaporkan tenggelam, Selasa (10/12).

Mustain tenggelam di Bengawan Solo di desa setempat ketika sedang bermain-main dengan dua temannya di atas perahu yang diparkir di tepi Bengawan Solo dengan ditunggui kakeknya.

Sesuai laporan yang diterima BPBD, ketika bermain-main di atas perahu itu, diperkirakan Mustain masuk ke Bengawan Solo, tapi kakeknya yang berada di daratan tidak tahu.

Menjawab pertanyaan, Budi mengatakan ketinggian air Bengawan Solo pada papan duga di Bojonegoro yang semula sempat mencapai 13,00 meter (siaga I) akibat banjir kiriman dari daerah Madiun dan sekitarnya berangsur-angsur surut. “Air Bengawan Solo pagi ini sudah surut dibawah siaga banjir,” ucapnya.

Meski demikian, katanya, kewaspadaan menghadapi ancaman banjir luapan sungai terpanjang di Jawa juga anak sungainya dilakukan dengan mendirikan Pusat Pengendalian Operasi yang melibatkan instansi terkait.

“Posko Pusat Pengendalian Operasi di kantor di BPBD sudah berjalan sejak sehari lalu dengan tugas melakukan pemantauan terjadinya ancaman bencana,” katanya, menegaskan. (samcb)

Leave a Comment