Share

Satgas Ketahanan Pangan Bojonegoro Awasi Harga Sembako

Bojonegoro – 16/5 (Media Center) – Tim Satuan Tugas Ketahanan Pangan Kabupaten Bojonegoro, mengawasi kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) jelang ramadan akhir Mei 2017 ini.  Tim juga menempatkan personelnya mengecek langsung  distribusi sembako di pasar-pasar besar di kabupaten ini.

Tim Satgas beranggotakan dari Kepolisian Resort Bojonegoro, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian serta dari Sub Bulog Divisi Regional III Bojonegoro. Tim mulai bekerja selama dua pekan hingga awal ramadan 27 Mei 2017 mendatang. Sedangkan lokasi pengecekan harga sembako, seperti di Pasar Besar Kota Bojonegoro, Pasar Sumberejo, Pasar Kalitidu, Pasar Dander dan juga sejumlah gudang milik sejumlah distributor sembako.
 
 Menurut Kepala Satuan Reserse Kepolisian Resort Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi Sujarwanto, tim Ketahanan Pangan sudah menyebar di sejumlah titik. Di antaranya di pasar-pasar, juga mengawasi distributor sembako.”Kita menelusuri jika ada kenaikan harga tak wajar,” ujarnya Senin 16 Mei 2017.
 
Polisi bertindak tegas jika ada kasus penimbunan sembako. Dan, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro, memerintahkan memidanakan jika ada yang bermain-masin sembako, menjelang ramadan. Tim Satuan Tugas Ketahanan Pangan juga mendatangi ke desa-desa. Juga mendata harga gabah dan beras di petani, pemilik penggilingan padi serta menekan tengkulak tidak leluasa.
 
 Sebelumnya, Bulog Sub Divisi Regional (Divre) III Bojonegoro siap jika digelar operasi pasar. Tapi, karena status Bojonegoro-Tuban-Lamongan, adalah daerah produksi beras, maka pihaknya cukup dengan pengamanan. “Stok cukup hingga Desember,” ujarnya Kepala Bulog Sub-Divre III Bojonegoro, Irsan Nasution, Minggu 7 Mei 2017
 
Pihak Bulog Bojonegoro siap-siap mengirim beras ke daerah-daerah minus terutama di luar Jawa. Beras dibutuhkan menjelang bulan Ramadan yang jatuh pada pekan ke empat Mei 2017 ini.  Selama ini, pengadaan beras hingga bulan Mei ini sudah mencapai 41 ribu ton dari target yang harus dipenuhi yaitu 106 ribu ton untuk tahun 2017 ini.(mcb)

 

Leave a Comment