Share

Satpol PP Akan Beri Sanksi Pada PKL Bandel

Bojonegoro, 23/1 (Media Center) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bojonegoro, menegaskan, akan terus melakukan penertiban kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang trotoar seputaran kota.

Penertiban dilakukan secara rutin untuk memperindah tata kota dan mengembalikan fungi trotoar sebagai akses bagi pejalan kaki.

“Meski sudah rutin ditertibkan, tapi masih saja membandel,”ujar Kasi Operasi Satpol PP Pemkab Bojonegoro, Sudari.

Setelah ditertibkan, para PKL tersebut kembali membuka dagangannya. Bahkan ada yang nekad membangun lapak secara permanen di atas trotoar sebagai kios.

“Kita sudah peringatakan baik lisan maupun tertulis,”imbuhnya..

Untuk membuat jera para PKL tersebut, pihaknya menggunakan cara lain yakni dengan menyita barang dagangan para PKL. Setelah barang dagangan tersebut disita, para PKL bisa mengambil barang tersebut dengan cara membuat surat pernyataan dari Kepala Desa masing-masing. Selain itu, pihaknya juga akan memperanjang masa penahanan barang dagangan.

“Jika sudah dua kali tertangkap maka seminggu baru bisa diambil, jika lebih maka masa penyitaannya akan lebih panjang,” terangnya.

Selama ini, Pemkab sudah memberi keringanan bagi mereka. Yakni dengan membuat kebijakan jam jualan. Pada pagi hari jam jualan antara pukul 04.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB. Sedangkan pada sore hari jam jualan antara pukul 16.00 WIB sampai dengan pukul 08.00 WIB.

Sudari menambahkan, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 15 tahun 2015 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum, para PKL tidak boleh berjualan di trotoar seputaran kota.(dwi/mcb)

Leave a Comment