Share

Sawah Terdampak Banjir, Ini Kata Bupati Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, menyebutkan ada sejumlah wilayah yang lahan pertaniannya paling parah terdampak banjir. Diantaranya di wilayah Ngablak (Dander) dan Trucuk.

Namun, di seluruh wilayah Bojonegoro sendiri, masih terdapat banyak lahan pertanian yang tak terpengaruh dengan luapan Bengawan Solo. Di Ngumpakdalem (Dander), saat ini petani di ratusan hektar lahan pertanian, rata-rata usia tanaman padinya telah memasuki usia 10 hari.

“Alhamdulillah, airnya bagus, pupuknya juga tak ada masalah yang terlalu,” terang Kuncoro (22/12/2013), warga Desa Ngumpakdalem, Dander. Ia bersama sejumlah petani lain di kawasan tersebut.

Pasca banjir luapan Bengawan Solo, Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi mengingatkan agar masyarakat Bojonegoro tetap waspada. “Banjirnya baru pemanasan, karena prediksinya curah hujan yang lebih tinggi masih akan terjadi,” kata Suyoto.

Terkait dampak banjir yang telah menyebabkan gagal panen, Suyoto mengaku akan berkoordinasi dengan instansi terkait. “Kita akan lihat dan upayakan, apakah dapat diganti itu bibitnya,” jelasnya.

Termasuk diantaranya mengenai masa tanam di Bojonegoro, yang menurut Suyoto akan lebih meminimalkan kerugian bila memangBengawan Solo meluap lagi dalam waktu dekat. “Kalau saat ini langsung menanam, maka kerugiannya lebih sedikit. Karena semakin hari, Bengawan Solo semakin tidak bisa diprediksi dengan tepat,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pada tahun ini luapan Bengawan Solo tidak seperti sebelumnya, cenderung lebih maju waktunya. Dengan segera menanami kembali lahan yang rentan banjir di awal tahun, maka menurutnya kerugian hanya pada nilai penanamannya saja. “Karena pertanian khan sumber ekonomi, atau pilihan lainnya adalah menanam jenis yang tahan air,” tambahnya.

Ia menyebutkan, pihaknya telah mendapat usulan mengenai budi daya rosela. “Rosela ini tahan air, nilai ekonomisnya tinggi. Jadi, petani akan tetap dapat uang kalau lahannya kebanjiran,” jelasnya. (ramcb)

Leave a Comment