Share

SD Kita Bojonegoro Raih Predikat Terbaik Sekolah Ramah Anak dari Kementerian PPPA

Bojonegoro, 23/7 (Media Center) – Predikat penghargaan SD ramah anak diraih SD Kita Bojonegoro, sekolah yang berada di Desa Mulyoagung Kecamatan Bojonegoro Kota. Bahkan predikat itu kategori terbaik tingkat nasional yang diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI. Predikat itu diraih dua tahun berturut turut sejak 2017 lalu dan di Juli 2018 ini.

“Sertifikat penghargaan sekolah ramah anak, kami di Surabaya, mendampingi kami pejabat bupati dan kepala dinas terkait,” kata Kepala SD Kita Bekti Prasetyani, Minggu (22/07).

Menurutnya, untuk menyandang predikat sekolah ramah anak bukan hal yang mudah diraih. Minimal harus memenuhi tujuh syarat. Antara lain, fasilitas sekolah yang memadai, seperti ruang belajar yang representatif, laboratorium yang lengkap, perpustakaan, kantin sehat, UKS, buku pelajaran dan ramah lingkungan. Termasuk program sekolah ramah anak yang sejalan dengan program Adiwiyata.

Selain itu, di SD Kita yang berdiri 2012 lalu diterapkan dalam membimbing siswa juga harus ramah dan profesional. Hubungan antara guru sesama guru, guru dengan siswa dan guru dengan wali murid harus solid dan kompak. Sekaligus dengan siswa sesama siswa dan siswa kepada guru. Diharapkan lahir generasi muda yang terdidik, sopan santun dan tidak kalah penting menjadi siswa yang berprestasi

Menurutnya, seluruh unsur harus terjalin komunikasi yang baik.Sehingga tidak akan terjadi kekerasan maupun diskriminasi terhadap anak didik maupun orang tua siswa. ”Interaksi antar warga sekolah akan lebih harmonis. Begitu juga para guru, saat mendidik siswanya harus penuh kasih sayang. Sehingga siswa merasakan gurunya adalah orang tuanya,” jelasnya.

Ketua Yayasan SD Kita Sukarni menambahkan, tim penilai dari KPPPA juga melihat di SD Kita memiliki program unggulan. Diantaranya kantin kejujuran, pembelajaran di luar kelas, ngaji pagi, Sholat Dhuha berjamaah. Gerakan menabung di bank, permainan tradisional, belajar menghadapi bencana.

“Juga, layanan pendidikan inklusif serta guru kunjung ke rumah siswa. Melalui predikat sekolah ramah anak ini, mulai dari guru, siswa dan orang tua siswa terus berkomitmen untuk bekerjasama dan saling mendukung untuk memberikan yang terbaik dalam meningkatkan mutu, kualitas dan prestasi sekolah,” katanya.(*mcb)

Leave a Comment