Share

SDN Sukorejo Wakili Jatim untuk Program Belajar di Luar Kelas

Bojonegoro, Media Center – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) melakukan kunjungan dan melaksanakan program Sehari Belajar di Luar Kelas yang dilaksanakan di SDN Sukorejo I, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (7/11/2019) kemarin.

Tujuan program tersebut untuk mewujudkan institusi pendidikan dasar di Indonesia sebagai tempat yang nyaman untuk belajar.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Anak Kementrian PPA, Christinita, menjelaskan, untuk melaksanakan belajar dan mengajar, sekolah harus dibuat aman dan nyaman.

“Karena masih banyak hal yang membahayakan ketika mereka berada di sekolah, seperti makanan yang tidak sehat maupun sarana prasarana,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, wanita berhijab ini terlibat secara langsung. Selain menyapa para pelajar, juga bergabung dengan para siswa saat bersama-sama menyantap makanan di halaman sekolah.

Makanan tersebut dimasak oleh orang tua siswa dan dimakan bersama-sama. Setelah mencuci tangan terlebih dahulu dilanjutkan berdoa, anak-anak itu terlihat lahap menikmati makanan bersama teman-temannya sambil sesekali bercanda.

Dikatakan, Program Outing Classroom Day (OCD) atau belajar di luar kelas semacam ini sudah dilaksanakan di 134 negara di dunia. Sedangkan di Indonesia program tersebut mulai berjalan sejak 2017, dan secara nasional sudah terlaksana di 33 provinsi.

Program ini sudah menyentuh sejumlah 4.042.536 siswa, 15.588 sekolah di 356 kabupaten dan kota.

“SDN Sukorejo terpilih mewakili se Jawa Timur untuk melaksanakan program ini. Nantinya, bisa mengajak sekolah-sekolah lainnya juga,” tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Sekolah Dasar Negeri Sukorejo I, Siti Maisaroh, mengaky turut bangga dan mengapresiasi kunjungan yang dilakukan oleh pihak kementerian di sekolahnya.

“Kami bangga karena terpilih sebagai pilot project sekolah ramah anak,” tegasnya.(Rin/Dwi)

Leave a Comment