Share

Semburan Krondonan Membesar, Muspika Lapor Kabupaten

Bojonegoro, 25/7 (Media Center) – Muspika Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melaporkan semburan lumpur bercampur air yang muncul di tanah Perhutani (bukan tanah warga) di Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, kepada pemerintah kabupaten (pemkab) untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami melaporkan semburan lumpur di Krondonan kepada kabupaten karena semburan semakin membesar,” kata Sekretaris Kecamatan Wilayah (Sekwilcam) Gondang, Bojonegoro Basuki.

Menurut dia, semburan lumpur di Krondonan yang semula hanya muncul di dua lokasi sejak dua hari lalu sekarang menjadi di lima titik, dengan radius berkisar 1-2 meter di lokasi yang berdekatan.

“Bertambahnya jumlah semburan baru pagi tadi. Jarak antara semburan yang satu dengan lainnya berkisar 1-2 meter di atas tanah yang miring,” jelas dia.

Bahkan, lanjut dia, suara yang ditimbulkan dari semburan di lima titik lokasi itu terdengar bergemuruh, selain juga air yang bercampur lumpur yang keluar dari semburan sangat panas.

“Air yang keluar lebih besar dibandingkan dengan air yang keluar dari semburan di Des Jari, juga di Kecamatan Krondonan. Coba dengarkan dari telepon kan suaranya bergemuruh,”ucapnya menegaskan.

Ia mengaku sekarang ini berada di lokasi bersama dengan Kepala Desa (Kades) Krondonan Pardi, untuk menunggu kedatangan Tim BPBD yang akan mendatangi lokasi untuk menangani semburan lumpur di Krondonan.

“Infornya akan diberi penyaring agar lumpur yang mengalir hanya airnya,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Andik Sudjarwo membenarkan Tim BPBD sekarang ini dalam perjalanan meluncur ke lokasi semburan lumpur bercampur air di Desa Krondonan.

“Saya sedang meluncur ke lokasi untuk mengamankan semburan di Krondonan,” ucapnya. (*/mcb)

Leave a Comment