Share

Serahkan Bantuan PKH, Mensos Kunjungi Bojonegoro

Bojonegoro, 5/3 (Media Center) – Kunjungan Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawangsa di Kaupaten Bojonegoro dilakukan dalam rangka penyerahan bantuan non tunai untuk program keluarga harapan (PKH) di Pendapa Malwopati, Minggu (5/3). Tak hanya menyerahkan bantuan, dalam kesempatan ini, Mensos juga melakukan dialog langsung dengan keluarga penerima manfaat (KPM) dan melihat langsung pencairan bantuan melalui ATM Bank Negara Indonesia (BNI).

Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial, Nur Pujianto dalam laporanya menyampaikan, jumlah KPM di Bojonegoro sejak 2007 hingga tahun 2017 ini meningkat. Untuk tahuhn 2007 jumlah KPM hanya sebanyak 10.687, dan pada 2017 ini sebanyak 47.153 KPM.

“Ada kenaikkan dari 2007 sampai 2017 sebanyak 36. 466 KPM,” kata Nur Pujianto.

Jumlah anggaran yang digelontorkan Kemensos untuk PKH bagi 47.153 KPM di Bojonegoro mencapai Rp255.874.449.200.

Bantuan sosial PKH non tunai yang dicairkan di Pendapa Pemkab Bojonegoro ini merupakan pencairan pertama untuk anggaran tahun 2017. Bantuan tersebut akan dicairkan empat kali pencairan dalam setahun. Rencananya nanti pada bulan Juni atau tiga bulan kedepan akan cair kembali pada bulan september dan November -Desember adalah pencairan terakhir.

“Jadi ritmenya empat kali dalam setahun. Indeks di buku tabungan tadi misalnya ada 500 ribu itu yang bisa mereka cairkan. Untuk total bantuan dalam setahun sebesar Rp1.890.000 diambil empat kali. Nanti Pendamping PKH akan mengkonfirmasi kepada KPM, kapan saatnya mereka mencairkan,” kata Khofifah, menjelaskan.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro menyampaikan, angka kemiskinan di Bojonegoro jika dilihat dari kemiskinannya memang melampaui hal ini dikarenakan adanya lapangan migas. Artinya, jika lapangan minyak diumumkan, dan produk domestik regional bruto (PDRB) dinaikkan, pasti kemiskinan Bojonegoro naik.

Tapi yang patut disyukuri, lanjut Suyoto, angka kedalaman kemiskinan (P1) dan keparahan kemiskinan (P2) semakin menipis-semakin menipis. Dengan indek rasio tahun ini 0,24 menjadi lebih baik.

“Ini salah satunya karena suksesnya program yang dilaksanakan Kementerian Sosial,” sambung bupati yang akrab disapa Kang Yoto ini.

Kedatangan Mensos ini didampingi sejumlah pejabat kementerian, Anggota DPR RI Komisi VIII, Kuswiyanto, dan Siti Muawanah. Bupati Bojonegoro Suyoto, Wakil Bupati Setyo Hartono, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Soehadi Moeljono, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan sejumlah kepala organisi perangkat daerah (OPD) menyambut kedatangan menteri di rumah dinas.(dwi/mcb)

Leave a Comment