Share

Serapan Beras Bulog Bojonegoro Masih Minim

Bojonegoro, 2/10 (Media Center) – Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre III Bojonegoro menyampaikan, serapan beras petani yang diterima sekarang masih minim, yakni di kisaran 61%.

Jumlah tersebut kurang lebih 63.783 ton dari target 106 ribu ton tahun 2017. Hal ini dikarenakan, produksi padi di petani masih minim, serta di sejumlah wilayah penghasil padi banyak yang belum panen.

Wakil Kepala Bulog Sub Divre Bojonegoro, Eddy Kusuma, mengatakan, tetap optimistis bisa menyerap beras sebanyak mungkin meskipun capaian hingga semester dua masih minim.

”Kami akan mengoptimalkan pembelian di tingkat petani di wilayah kerjanya,” katanya.

Tingkat penyerapan beras dari Bulog Bojonegoro, dari target serapan 106 ribu ton, realisasi penyerapan hingga semester dua tahun ini baru 63.783 ton.

“Minimnya serapan, karena produksi dan permintaan tak seimbang,” ujarnya.

Eddy merinci dari 63.783 ton tersebut berasal dari tiga kabupaten yaitu Bojonegoro sebanyak 23,260 ton, Tuban sebanyak 17.782 ton dan Lamongan sebanyak 22.741 ton.

“Dia mentargetkan hingga bulan Oktober ini bisa mencapai 77 ribu ton atau 75 persen.Karena sejumlah wilayah penghasil padi belum semua panen raya,” pungkasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment