Share

Seribuan Warga Rebutan 3 Ton Belimbing di Festival Belimbing 2019

Bojonegoro, Media Center – Festival Belimbing ke 6 tahun 2019 di agrowisata Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, berlangsung meriah dan semarak, Minggu (15/12/2019). Seribuan warga membanjiri lokasi perhelatan dan ikut berebut belimbing di gunungan setinggi 6,5 meter dengan jumlah tiga ton.

Sebelum rebutan belimbing dimulai, tiga gunungan berisi belimbing dan hasil bumi di arak oleh kepala desa, perangkat desa, BPBD, karang taruna, dan petani belimbing baik laki-laki maupun perempuan. Mereka menggunakan pakai adat Jawa. Sebagian lagi berpakaian petani lengkap dengan caping dan membawa bakul dari anyaman bambu berisi nasi bungkus daun jati.

Arak-arakan dimulai dari pintu satu Agrowisata Belimbing sebelah timur menuju depan Balai Desa Ngringinrejo. Kemudian disambut Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, Camat Kalitidu Imam WS dan jajaran Muspika, berjalan menuju lokasi agrowisata.

Di lokasi Agrowisata disuguhi dengan gunungan raksasa yang berisi tiga ton belimbing. Selain itu juga Tari Thengul, tari khas Bojonegoro yang beberapa waktu lalu telah memecahkan Museum Rekor Indonesia (Muri).

“Arak-arakan gunungan hasil bumi ini sebagai bentuk wujud syukur masyarakat di sini, karena telah dilimpahi tanah subur yang menjadi sumber kehidupan,” ujar Kepala Desa Ngringinrejo, Endang Sriwigati.

Rebutan belimbing sudah menjadi tradisi dalam rangkaian festival dalam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 342 tersebut.

“Rebutan atau grebeg tumpengan belimbing ini merupakan cara petani belimbing berbagi kepada masyarakat,” sergah Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Ringinrejo, Priyo Sulistiyo, dikonfirmasi terpisah.

Priyo menjelaskan, tujuan Festival Belimbing ini antara lain untuk meningkatkan kreaktifitas masyarakat, menggali dan mengembangan potensi yang ada baik di bidang ekonomi, sosial maupun budaya.

“Juga memperkenalkan Agrowisata Belimbing supaya lebih dikenal baik wisatawan lokal maupun nasional,” tuturnya.

Sesuai data yang dia miliku, luas kebun belimbing di Desa Ngringinrejo, mencapai 20,4 hektar (Ha), dengan jumlah 9.000 pohon.

Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto mengapresiasi Festival Belimbing sudah menjadi kelender event Bojonegoro. Menurut dia, festival belimbing ini dapat mendatangkan pendapatan bagi warga dan pedagang. Karena banyak masyarakat dari dalam luar kecamatan, bahkan luar Bojonegoro yang datang untuk menyaksikan even tahunan tersebut.

“Karena belimbing bisa mendatangkan inkam bagi warga di sini. Seperti pedagang belimbing, warung makan dan minuman, jasa parkir dan lain-lainnya,” tegas Wabup.

Mantan Anggota DPRD dari PDI Perjuangan itu optimis ini jika wisata ini dikelola dengan baik akan menumbuhkan ekonomi bagi masyarakat dan mengurangi pengangguran.

“Karena banyak sekali multipluer effect yang bisa ditangkap masyarakat di sini,” pungkasnya.

Dari pantauan, rangkaian acara belum selesai warga tak sabar berebut belimbing di gunungan. Petugas keamanan yang menjaga gunung kewalahan menghadang warga. Pesta rebutan belimbing pun dimulai dan berakhir meriah serta lancar.(Dwi)

Leave a Comment