Share

Siaga Bencana Bojonegoro Sampai Akhir Desember

Bojonegoro (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memberlakukan siaga darurat bencana yang meliputi bencana banjir, angin kencang dan tanah longsor di daerahnya, sejak 21 November sampai akhir Desember.

Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana Badan penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Soedjarwo mengatakan, pemberlakuaan siaga darurat bencana ini, sebagai langkah persiapan dalam menghadapi bencana terutama banjir dan tanah longsor, selain angin kencang yang biasa terjadi selama musim hujan.

“Pemberlakuan siaga darurat bencana ini mengacu instruksi BPBD Provinsi Jawa Timur,” katanya, Senin (23/11).

Dengan status siaga bencana ini, BPBD Bojonegoro mendata ada sebanyak 178 desa di 26 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, rawan terendam banjir luapan Bengawan Solo dan diterjang banjir bandang dari sejumlah sungai di daerah setempat selama musim hujan.

Ia merinci di daerahnya ada 146 desa di 16 kecamatan rawan dilanda banjir luapan Bengawan Solo, antara lain, di Kecamatan Trucuk, Kalitidu, Dander, Malo, Kota, Kanor, juga kecamatan lainnya.

Selain itu, lanjut dia, ada 32 desa di 10 kecamatan yang rawan dilanda banjir bandang, antara lain, di Kecamatan Sekar, Temayang, Gondang, Balen, Sumberrejo, juga kecamatan lainnya.

“Ada sejumlah desa tidak hanya rawan dilanda banjir luapan Bengawan Solo, tetapi juga rawan dilanda banjir bandang,” jelasnya.(mcb)

Leave a Comment