Share

Siap Hadapi Kemarau, Bojonegoro Telah Bangun 500 Embung

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Pengairan Bojonegoro menyiapkan 500 embung menghadapi musim kemarau tahun ini. Diharapkan dengan dengan ratusan embung tersebut dapat membantu masyarakat mencukupi kebutuhan air saat musim kemarau.

Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto mengatakan, 500 embung sudah terbangun hampir di 28 kecamatan. Di antaranya Kecamatan Kedungadem, Kanor, Trucuk, Kasiman, Sugihwaras, Kepohabaru, Dander, Kapas, Sukosewu dan Kecamatan Ngasem. Rata-rata embung  yang dibangun mampu menampung air hujan sekitar 5 ribu meter kubik.

“Embung-embung sudah terisi air setelah adanya musim hujan. Air hujan ini ditampung untuk tandon musim kemarau,” kata Edi Susanto, Rabu (20/4).

Selain menampung air hujan, keberadaan embung juga untuk menampung air dari daerah-daerah resapan.  “Juga untuk mengairi persawahan, dan penyiraman tanaman palawija,” tegas Edi.

Edi mengungkapkan, melihat besarnya manfaat embung ini, ada sebagian warga yang menghibahkan tanahnya untuk dibangun embung. “Ada yang mengusulkan kepada kita agar tanahnya dibangun embung,” ujarnya.

Pembangunan embung yang dilakukan Dinas Pengairan selama ini memanfaatkan tanah kas desa (TKD) dan tanah solo vallei werken.(dwi/mcb)

Leave a Comment