Share

Siapkan Dropping Sembako Korban Banjir Gondang dan Kanor

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mempersiapkan dropping bantuan 46 paket sembako kepada korban banjir bandang di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Minggu (1/2/2015). Selain itu BPBD bersama masyarakat TNI Polri juga melakukan kerja bakti. Puluhan paket sembako itu berisi beras, minyak, gula, sarden dan mie instan.

Bojonegoro (Media Center) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mempersiapkan dropping bantuan 46 paket sembako kepada korban banjir bandang di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Minggu (1/2/2015). Selain itu BPBD bersama masyarakat TNI Polri juga melakukan kerja bakti. Puluhan paket sembako itu berisi beras, minyak, gula, sarden dan mie instan.

“ Kita masih persiapkan bantuannya. Rencana hari ini kita dropping kesana,” kata Sekretaris BPBD Bojonegoro, Nadif Ulfia dikonfirmasi melalui Bagian Logistik, Budi, Senin (2/2/2014).
Sesuai laporan dari Pemerintah Kecamatan Gondang yang diterima BPBD Bojonegoro, banjir bandang itu disebabkan meluapnya Sungai Pacal karena hujan deras mulai pukul 15.00 WIB sampai 17.00 WIB. Ketinggian air rata-rata 80 centi meter. Ada 46 kepala keluarga (KK) dan 5 hektar padi berusia 10 hari yang tergenangi banjir. Puluhan rumah terdampak banjir bandang itu berada di RT.01,02, 03, 06, dan 08.

“Kemarin kita bersama warga, TNI dan Polri juga melakukan kerja bakti di sana,” ujar Budi.

Sebelumnya, pada 19 Januari lalu, BPBD Bojonegoro juga telah mendistribusikan 349 paket sembako berisi beras, minyak, gula dan sarden ke tiga di Kecamatan Gondang. Yakni Desa Senganten, Sambongrejo dan Gondang. Tiga desa ini juga dilanda banjir bandang.

Selain Gondang, BPBD Bojonegoro hari ini juga menerima laporan adanya banjir bandang di Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, yang sebabkan meluapnya Sungai Mekuris karena hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Kedungadem pada Minggu malam kemarin.

Sesuai laporan yang diterima, banjir merendam 10 KK, 80 hektar padi berusia 10 sampai 20 hari, 400 meter jalan desa dan 1000 meter jalan kabupaten dengan ketinggian air 20 CM hingga 80 CM.

“Saat ini banjir telah surut. Warga bersama TNI, Polri dan pemerintah sedang melakukan kerja bakti untuk meninggikan tanggul,” pungkas Budi. (dwi/**mcb)

Leave a Comment