Share

Siswa SDN Baureno Bojonegoro Libur Banjir

Bojonegoro, 4/2 (Media Center) – Siswa SDN Lebaksari dan Kalisari, di Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diliburkan karena gedung sekolahan setempat terendam air banjir luapan Bengawan Solo, kata Kasi Kesra Kecamatan Baureno, Bojonegoro Kholil, di Bojonegoro, Sabtu (4/2).

:Semua siswa SDN di Lebaksari dan Kalisari libur,” tambahnya.

Sesuai laporan yang diterima, kata dia, luapan air Bengawan Solo mulai memasuki kawasan di kedua desa itu pagi tadi. Wilayah dua desa itu paling awal terkena luapan air banjir karena lokasinya berada di tepian Bengawan Solo.

Di Desa Lebaksari, genangan banjir merendam sekitar 200 rumah warga juga jalan desa sepanjang sekitar 1.000 meter, dengan ketinggian berkisar 20-30 centimeter.”Di Desa Kalisari, juga ada lima rumah warga yang terendam air banjir,” ucapnya.

Meski banjir mulai merendam pemukiman warga, menurut dia, tidak ada warga yang mengungsi.”Warga tidak mau mengungsi, apalagi air banjir ketinggiannya stabil,” ujarnya.

Menurut dia, persawahan di dua desa itu juga terendam air banjir luapan Bengawan Solo, tetapi persawahan di desa setempat dibiarkan bero oleh petani.

“Petani tidak menanam padi setelah tanaman padinya rusak terendam air banjir Bengawan Solo, awal Desember 2016,” ucapnya.

Petugas Posko Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Budi Hendro, menjelaskan ketinggian air Bengawan Solo pada papan duga di Bojonegoro naik menjadi 14,33 meter (siaga kuning), pukul 10.00 WIB.

“Di daerah hulu ketinggian air Bengawan Solo yang semula turun, sekarang naik lagi, tetapi tidak signifikan,” ucapnya. (*/mcb)

Foto; Genangan banjir di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Sabtu (4/2)/foto-Dok-Kecamatan Baureno.

Leave a Comment