Share

SKK Migas Minta K3S Terbuka Pada Media

Yogyakarta (Media Center Bojonegoro) – Kepala Sub Bagian Komunikasi dan Protokol SKK Migas Zudaldi Rafdi, di Yogyakarta, Jumat (6/10) meminta kontraktor kontrak kerja sama (K3S) migas terbuka kepada media. Hal ini ia sampaikan dalam acara kunjungan media ke Joint Operating Body (JOB) Pertamina-Petrochina East Java (PPEJ).

“Agar kegiatan hulu migas bisa dipahami masyarakat dengan benar, kami meminta K3S migas untuk terbuka kapada wartawan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tugas K3S Migas sama dengan SKK Migas yaitu mengembangkan dan membangun industri hulu migas.

Dalam kesempatan ini, puluhan awak media dari Kabupaten Bojonegoro dan Tuban mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar di Yogyakarta.

Pelatihan ini, menurut Direktur Eksekutif Tempo Daru Priyambodo merupakan ajang untuk memberikan pemahaman kepada wartawan pentingnya kode etik dalam menjalan tugasnya agar bisa menjalan tugas berdasarkan kebenaran dan fakta.

“Kalau wartawan dalam tugasnya keluar dari kode etik jurnalistik, maka akan menghadapi resiko,” ucapnya.

Oleh karena itu, katanya, wartawan harus tetap memanfaatkan kode etik jurnalistik untuk menghindari gugatan hukum. Namun pada kenyataannya, lanjut Daru, ada pasal tertentu yang bisa dimanfaatkan untuk menggungat wartawan, meskipun tidak melanggar kode etik jurnalistik. Antara lain, pencemaran nama baik, dan fitnah.(*mcb)

Leave a Comment