Share

SKK Migas: Pengelolaan Migas Bukan Hanya Tugas Pemerintah

Bojonegoro, 31/1 (Media Center) – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak Dan Gas Bumi (SKK migas) berharap, dengan adanya industrialisasi minyak dan gas bumi (migas) antara pemerintah, operator, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bisa membangun kemitraan melalui komunikasi dan sinergi.

“Bagaiamana migas, khususnya di Bojonegoro bisa terkelola sebaik- baiknya,” ujar Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Mashyar, saat memberi sambutan pada lokakarya dab kunjungan Lapangan Pengelilaan industri Hulu Migas di Hotel Aston, Selasa (31/1).

Ia menambahkan, adanya sumber daya alam berupa kandungan minyak dan gas ini merupakan anugerah dan keberadaan industri Migas di Bojonegoro bisa menjadi laknat atau azab.

“Tapi menjadi barokah dan berkah jika dimanfaatkan sebaik baiknya,” imbuhnya.

Jangan merasa, pengelolaan migas yang ada di Bojonegoro ini merupakan tugas pemerintah atau operator saja, tetapi juga semua stakeholder di Pemkab Bojonegoro.

Sementara itu, Ketua DPRD Bojonegoro, Mitroatin,mengatakan, dengan adanya industri migas ini diharapkan dapat melibatkan tenaga kerja lokal. Utamanya bagi proyek di Jambaran-Tiung Biru yang akan segera dimulai Maret nanti.

“Jangan sampai ada tenaga kerja dari luar Bojonegoro direkrut besar-besaran disini,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment