Share

Soal UN SMP di Bojonegoro Tertukar, Disdikda Segera Lapor

Menindaklanjuti soal yang tertukar dengan soal UN SMA, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro segera melapor ke tingkat provinsi via surat elektronik. Sementara untuk mengantisipasi kekurangan soal, dalam tiap-tiap amplop tersedia satu lembar soal dan apabila rusak nanti dapat difotokopi ulang.

Bojonegoro (Media Center) – Usai pemecahan naskah soal Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat yang dilaksanakan pada Jumat (2/5/2014) lalu, pagi ini (3/5/2014) naskah soal mulai didistribusikan. Sebanyak 318 boks naskah dibagi ke tiap-tiap rayon, namun pasca pemecahan soal diketahui ada satu amplop naskah soal di Bojonegoro Jawa Timur yang tertukar.

Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum SMP-SMA-SMK Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro, Suwanto, mengatakan saat dilakukan pemecahan, ditemukan satu amplop soal yang tertukar dengan soal UN SMA. “Kami sudah melaporkan kepada Disdik Jawa Timur untuk meminta ganti,” Ujar Suwanto.

Menindaklanjuti soal yang tertukar dengan soal UN SMA, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro segera melapor ke tingkat provinsi via surat elektronik. Sementara untuk mengantisipasi kekurangan soal, dalam tiap-tiap amplop tersedia satu lembar soal dan apabila rusak nanti dapat difotokopi ulang.

Menurut data yang ada saat ini, sub Rayon SMP ada 16 dan MTs ada 5, SMP Negeri ada 49 dan SMP Swasta ada 27, MTs Negeri ada 5 dan MTs Swasta ada 59, sekolah gabungan SMP Negeri ada 9 lembaga, swasta 19 lembaga dan 39 lembaga MTs. “Ke-67 lembaga tersebut digabung karena total muridnya kurang dari 20 siswa dan akreditasinya C,” tandasnya

Sementara, ada sebanyak 17.744 siswa tingkat SMP dan sederajat akan melaksanakan UN serentak pada Senin 4 Mei 2014. Saat ini naskah UN masih disimpan di aula kantor Satlantas Polres Bojonegoro dengan pengamanan ketat dari kepolisian. (*/lyamcb)

Leave a Comment