Share

Stasiun Bojonegoro Berlakukan Berat Bagasi Penumpang KA

Bojonegoro (Media Center) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberlakukan aturan baru bagi setiap penumpang. Yakni, hanya boleh membawa barang atau bagasi maksimal seberat 20 kilogram.

“Jika lebih dari 20 kilogram, maka penumpang akan dikenakan tarif tambahan,” jelas Wakil Kepala Stasiun Besar Kota Bojonegoro, Wiseno, Senin (11/7).

Aturan ini, tambah dia, sudah diberlakukan sejak awal Juli 2016 lalu. Dan untuk mensosialisasikannya pihak Stasiun memasang banner di sejumlah titik yang strategis dibaca oleh calon penumpang.

“Seperti di tempat pengecekan tiket,” tandasnya.

Untuk kebutuhan bagasi juga diberlakukan syarat dan ketentuan tersendiri. Yaitu, maksimal bagasi seberat 20kilogram atau 100 dm2 dan tidak dikenakan bea, lebih dari 20kilogram atau 100 dm2 dikenakan bea tambahan untu kelas eksekutif Rp10.000/kg, kelas Bisnis Rp6.000/kg, dan kelas Ekonomi Rp2.000/kg.

“Lebih dari 20 kilogram dikenakan biaya kelebihan bagasi atau membeli tempat duduk tambahan,”imbuhnya.

Menurutnya, ada beberapa barang khusus yang tidak terkena oleh aturan itu, diantaranya kursi roda manual, kereta bayi, tongkat alat bantu jalan, dan sepeda lipat.(dwi/mcb)

Leave a Comment