Share

Status Wisata Geologi Kedungmaor terancam Gagal

Bojonegoro – Status Kawasan wisata geologi untuk Kedungmaor yang terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terancam gagal.

“Rencananya akan menentukan kawasan Kedung Maor sebagai kawasan wisata geologi. Namun, kawasan tersebut ternyata rusak akibat longsor,” kata Kepala Sub Bagian Sumber Daya Mineral (Kasubag SDM) dan Lingkungan bagian Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Bojonegoro, Dadang Aris.

Dalam penentuan kawasan wisata cagar alam geologi itu dilakukan sebelum adanya longsor.  Karena lokasi situsnya rusak, dalam waktu dekat ini tim dari UPN akan melakukan verifikasi lagi.

“Di kawasan Kedung Maor itu, ada situs cangkang laut. Beberapa fosil vertebrata ditemukan menempel pada dinding batu-batu danau,” imbuhnya.

Sehingga kawasan wisata yang kini dikelola oleh Karang Taruna desa itu merupakan wilayah pesisir laut. Di situ ada bekas fosil laut, hanya saja kondisi terakhir bekas fosil tersebut terkena longsor.

“Jadi kemungkinan tidak bisa ditetapkan sebagai kawasan cagar alam geologi oleh Badan Geologi Kementerian ESDM,” jelasnya.

Aris menambahkan, sesuai Permen ESDM nomor 32 tahun 2016 tentang Penetapan Kawasan Cagar Alam Geologi ditentukan oleh Kementerian ESDM. Sedangkan untuk penentuan Geopark, harus ada tiga unsur, geoheritage, geologi, budaya dan biologi.

“Penetapannya dilakukan oleh Unesco perwakilan yang di Indonesia​,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment