Share

STEBIA Bojonegoro Resmi Dibuka

Bojonegoro, 16/10 (Media Center) – Penandatangan Nota Kesepakatan Bersama Antara Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bojonegoro dengan Forum Silaturrahim Kemakmuran Masjid Serantau (FORSIMAS) dan dilanjutkan Pembukaan Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam Al-Rosyid (STEBIA) dilaksanakan di Halaman Pondok Pesantren Al-Rosyid, Senin (15/10)

Dalam kesempatan ini, hadir Bupati Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813 Bojonegoro, Ketua DPRD Bojonegoro, Kepala Kejaksaan Bojonegoro, Kepala Pengadilan Bojongoro,  serta Mohammad Nawar Arifin  selaku Sekretaris Jenderal Perserikatan Masjid Dunia dari Malaysia beserta rombongan.

“STEBIA berdiri pada Tahun 2018 dan menerima Mahasiswa sebanyak 54 Mahasiswa dari 60 Peserta yang mendaftar di Angkatan Pertama. STEBIA ada dua Program Studi yaitu Jurusan Ekonomi Syari’ah dan Perbankan Syari’ah . Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia khususnya Pondok Pesantren ini tidak hanya bisa dalam ilmu agama saja tetapi juga bisa di bidang ekonomi dan perbankan untuk kedepannya” jelas Tamam Syaifudin, selaku perwakilan dari STEBIA.

Dalam kesempatan ini pula, KH. Alamul Huda menyampaikan  bahwa melalui pendidikan, suatu negara dapat mengukur standar kualitas manusia.

“Pendidikan berkualitas menjadi upaya menjadikan manusia seutuhnya dan pintar,” imbunya.

Setelah menandatangani MOU, Bupati Bojonegoro Anna Muawannah juga berkesempatan untuk memberikan sambutan dalam acara pembukaan STEBIA Bojonegoro. Ia menuturkan bahwa saat ini, pemkab Bojonegoro sedang menyusun program untuk memperbaiki pelayanan publik.

“Kami ingin segera wujudkan untuk merespon bonus demografi khususnya di Bojonegoro akan terjadi lonjakan anak-anak muda yg potensi yang kreatif sebagai penerus bangsa,” harapnya.(*lya/mcb)

Leave a Comment