Share

Tanah Warga di DAS Bengawan Solo Hilang

Bojonegoro (Media Center) –  Dinas Pendapatan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyampaikan, banyak wajib pajak di sepanjang daerah alir sungai (DAS) Bengawan Solo di daerahnya yang sudah tidak bersedia membayar PBB, disebabkan tanahnya sudah hilang.

“Tanah warga di sepanjang DAS Bengawan Solo hilang, karena longsor menjadi sungai,” kata Kepala Bidang Pemungutan dan Penagihan Dinas Pendapatan Daerah Pemkab Bojonegoro Dilli Tri Wibowo saat ditemui dikantornya beberapa waktu lalu

Dilli mengaku, belum mengetahui jumlah tanah warga di sepanjang DAS Bengawan Solo, yang hilang karena longsor.  Sehingga, kini memfasilitasi wajib pajak yang tanahnya hilang agar membuat surat permohonan penghapusan PBB atas tanahnya yang hilang.

“Kami juga melakukan pendataan ulang tanah warga di sepanjang DAS Bengawan Solo. Karena warga yang tanahnya tergerus menempati lokasi baru,” ucapnya.

Sementara itu, perolehan pajak bumi dan bangunan (PBB) sudah tercapai sebesar Rp25,545 miliar. Jumlah ini melampaui target yang ditetapkan di dalam APBD Perubahan 2015, sebesar Rp24,255 miliar.

“Perolehan PBB per Oktober ini sebesar Rp25,545 miliar,” ujarnya.

Target perolehan pendapatan PBB 2015 dipasang sebesar Rp24,255 miliar, dengan mengeluarkan surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) kepada  777.128 wajib pajak di 28 kecamatan.

Dalam mengeluarkan SPPT kepada wajib pajak dilakukan dengan cara mendatangi satu persatu, termasuk memasang tanda papan pengumuman di atas tanah milik wajib pajak yang sulit ditemui.(dwi/*mcb)

Leave a Comment