Share

Tantangan Dinas Kominfo Wujudkan KIM Berkelanjutan

Bojonegoro (Media Center) – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Bojonegoro mulai menggeliat. Hal ini bisa diketahui dari banyaknya jumlah KIM yang kini ada di masing-masing Kecamatan.

Berdasarkan instruksi dari Kementerian komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), tiap Kecamatan diharapkan memiliki satu KIM yang aktif untuk mendorong pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Melebihi instruksi, Bojonegoro berhasil mendorong KIM menjadi KIM berbasis IT yang jumlahnya mencapai 34 KIM di tahun 2014 dan menargetkan ada 56 KIM IT di tahun 2015 ini.

Menurut Kusnandaka Tjatur, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)  Bojonegoro memiliki tantangan lain yang lebih berat, yakni mewujudkan KIM yang berkelanjutan.

“Berdasarkan jumlah, kita sudah jauh melampaui yang ditargetkan. Namun, tantangan lainnya adalah bagaimana KIM ini bisa berkelanjutan,” ujarnya saat ditemui kanalbojonegoro.com di ruang kerjanya, Rabu (15/4/2015).

Ia menyebutkan, keberlanjutan inilah yang menjadi ‘pekerjaan rumah’ bagi Dinas Kominfo. Selain itu, lanjut Kusnandaka, pihaknya harus terus mendorong agar KIM bisa berjalan sesuai fungsinya. Yakni menjadi penyambung antara pemerintah dan masyarakat, masyarakat dengan masyarakat dalam satu desa, masyarakat antar desa, hingga menjadi acuan untuk berbisnis.

Melihat kondisi ini, pihaknya optimis bisa mendorong keberlanjutan KIM. Hal ini dilihat dari antusiasme pengelola KIM yang murni dikelola oleh masing-masing desa. Hal ini juga didorong dengan KIM yang mengaku telah merasakan dampak positif dari keaktifannya.

“Misalnya kimsendangpotro.blogspot.com dan kimpagerwesi.blogspot.com yang telah merasakan manfaatnya dan tetap eksis hingga sekarang,” lanjutnya.

Berkat keaktifannya, dua KIM ini menjadi pendorong terbentunya KIM bagi desa-desa lainnya.

“Ke depan, kita targetkan setidaknya ada dua KIM yang aktif di masing-masing kecamatan,” imbuh Kusnandaka. (lya/*acw)

1 Comment on this Post

  1. gubukreot

    yang penting pendanaan operasionalnya pak, operator kim juga butuh makan & bensin

    Reply

Leave a Comment