Share

Tari Thengul Massal Bojonegoro Libatkan 500 Penari

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan tari Thengul massal yang direncanakan digelar di Bendung Gerak Bengawan Solo, pada 5 Desember, akan melibatkan 500 penari.

“Persiapan pergelaran tari Thengul massal terus kita lakukan, termasuk lokasi untuk pergelaran di Bendung Gerak sudah disurvei tim ahli pergelaran dari Surabaya,” kata Kepala Bidang Pengembangan dan Pelestarian Disbudpar Bojonegoro Suyanto, Selasa (1/9).

Rencana awal, jelas dia, tari Thengul massal akan melibatkan 2.000 penari, tapi batal, dengan pertimbangan teknis.

“Meski demikian tari Thengul massal dengan melibatkan 500 penari ini juga sebagai tahapan untuk menggelar tari Thengul massal dengan melibatkan 2.000 penari,” katanya, menegaskan.

Tujuannya, lanjut dia, tari Thengul yang menjadi khas daerahnya itu, bisa masuk Museum Rekor Indonesia-Dunia (Muri).

“Kita tetap berobsesi tari Thengul massal dengan melibatkan 2.000 penari bisa masuk Muri,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan tari Thengul massal akan diawali dari kebun belimbing, di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, yang tahun ini terpilih sebagai wisata alam buatan terbaik se-Jawa Timur.

“Penari akan berjalan kaki dari lokasi wisata kebun belimbing menuju lokasi Bendung Gerak,” ucapnya.

Dimintai konfirmasi terpisah, penata tari Thengul dari Disbudpar Bojonegoro Deni Ike, menjelaskan persiapan tari Thengul massal, akan mengambil penari dari pelajar wanita di seluruh kecamatan.

“Tahapannya kita akan melatih beberapa penari yang kemudian akan melanjutkan ke penari lainnya. Sesuai rencana tari Thengul massal durasinya sekitar tujuh menit,” ucapnya.
Tari Thengul massal di daerah setempat, digelar selain untuk mempromosikan obyek wisata di daerah setempat, juga untuk merayakakan HUT ke-338 Kabupaten Bojonegoro.(sa/*mcb)

Leave a Comment