Share

Terancam Digusur, Warga Bantaran Sungai Resah

Bojonegoro, 28/9 (Media Center) – Sebanyak 45 kepala Keluarga (KK) warga Desa Sukorejo, Rt 31 Rw 06 Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, merasa resah karena adanya rencana penggusuran dari Dinas Pengairan Provinsi Jawa Timur.

“Kami mengadu kepada Komisi A untuk meminta dukungan, sebab waktu yang diberikan untuk berkemas sangat singkat,” kata Ketua RT setempat, M. Sarah, Selasa (26/9/2017).

Sebelum dilakukan pembongkaran bangunan, Dinas Pengairan Pemprov Jatim telah memberikan surat peringatan ketiga supaya warga yang memiliki tempat tinggal di dekat bantaran sungai segera meninggalkan tempat dan membongkar bangunan dalam waktu 5 hari.

“Kami merasa, lima hari sangat singkat,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, anggota Komisi A DPRD Bojonegoro memberikan solusi yang tepat, agar warga mendapat perpanjangan waktu sampai ada tempat tinggal pengganti. Karena, apabila tidak dibongkar sendiri maka akan dilakukan pembongkaran paksa.

“Kami minta waktu satu tahun, dan pembongkaran dilakukan bersama pemdes setempat,” pintanya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi A, Anam Warsito mengaku segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini.

“Paling tidak, warga diberi kesempatan untuk membongkar tempat tingga serta mendapat rumah pengganti,” pungkasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment