Share

Terima Aduan via Facebook, Pemkab Bojonegoro Cepat Tanggap

Bojonegoro, 22/6 (Media Center) – Bermula dari postingan aduan dari akun Facebook Hari Yanto yang ditujukan ke akun Facebook Kang Suyoto, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro segera melakukan aksi cepat untuk menyelesaikan aduan yang diposting pada Selasa (20/6) tersebut.

Aduan yang diposting pukul 00:25 WIB tersebut berisi tentang salah satu warga di Kecamatan Tambakrejo dengan nama Sarmin yang disebut berada di bawah garis kemiskinan serta memiliki anggota keluarga yang memiliki gangguan jiwa.

Bismillah dengan tidak mengurangi hormat ,santun kami kpada pak yoto selaku bupati bojonegoro.yang penuh inspirasi,pemerhati,terhadap kemiskinan warganya,dkat dengan hati rakyatnya.yng senantiasa mementingkan kpentingan rakyatnya dri pada kpentingan pribadi.dngan niatan baik tiada unsur negatif.kami mengunggah foto salah satu warga tambakrejo.bjonegoro.yg hidupnya bs di blang di bwah garis kemiskinan.foto ini kami ambil tgl 16 juni 2017.bapak itu tidak di karuniai penglihatan yg jlas.ad 1 perempuan sakit jiwa.2 anak yatim usia krang dr 15 th.kami berharap ada donatur ato solusi dri sodara 2 yg tersentuh dngan ke adaan mereka .ya alloh moga alloh sampekan pesan kami ini ke sodara sodara kami yg alloh pilih serta alloh buka hatinya kebaikan kebaikan baginya.amin.ya robb kuat kan sodara kami ini dalam ujian kemiskinan yg alloh berikan.ya robb jadikan kehidupan yg lbih baik lgi.khasbunalloh waanikmal wakil,” tulis Hari Yanto

Postingan ini langsung saja mendapat tanggapan dari Bupati Bojonegoro, Suyoto dengan mengirimkan postingan tersebut ke group WhatsApp pejabat.

“Sekiranya pukul 00:47 di hari yang sama, saya diperintah bapak bupati untuk melaporkan aspirasi tersebut ke grup WA (WhatsApp) pejabat Bojonegoro,” terang Reza, Sekretaris Pribadi Bupati Bojonegoro.

Hal ini juga tampak pada komentar bupati dua periode ini pada postingan tersebut. ” Terima kasih laporannya, segera kang yoto perintahkan pak camat tambakrejo untuk mengeceknya,” tulis akun Kang Suyoto.

Tak hanya melalui dunia maya, Pemkab Bojonegoro segera melakukan tindakan dengan mengunjungi rumah Sarmin. Diketahui, Sarmin memiliki keterbatasan penglihatan, sementara adiknya, Tumirah memiliki gangguan jiwa. Selain itu, kondisi rumah yang tak layak huni serta adanya dua anak yatim di usia sekolah juga mendapat perhatian serius dari tim sagasih yang mengunjungi.

Terima kasih atas kepeduliannya. Memang laporan dari tim bahwa Tim Sagasih sudah melakukan kunjungan ke rumah Pak Sarmin. Pak Sarmin yang mengalami gangguan penglihatan dan bu Tumirah adiknya yang mengalami gangguan jiwa akan diperiksakan ke dokter spesialis untuk mendapatkan perawatan. Pak Sarmin memiliki kartu KIS dan bu Tumirah akan dibiayai melalui Jamkesda.
Pihak Desa akan mengupayakan bantuan untuk renovasi rumah,” jelas Kang Yoto melalui akun pribadinya.(mcb)

Leave a Comment