Share

Terima Berkas Seluruh Desa, BPKAD Bojonegoro Segera Cairkan DAK

Bojonegoro, 26/5 (Media Center) – Sebanyak 419 dan 11 kelurahan yang tersebar di 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya telah mengajukan pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan bagi pelajar SMA sederajat di wilayahnya.

Sebelumnya, masih ada lima desa di Kecamatan Trucuk, yang belum mengajukan pencairan dana alokasi khusus (DAK) Pendidikan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro hingga menjelang tutup bulan. Padahal proposal itu akan dilakukan verifikasi lebih dulu sebelum dikirim ke Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) setempat untuk dilakukan pencairan.

“Sudah semua. Sekarang masih DPMD. Besok dikirim ke sini,” kata BPKAD Bojonegoro, Ibnu Soeyuti melalui pesan WhatsApp, Kamis (25/5/2017).

Kelima desa di Kecamatan Trucuk yang sebelumnya terlambat mengajukan proposal pencairan DAK Pendidikan adalah Mori, Trucuk, Guyangan, Tulungrejo dan Kandangan. Hingga pukul 16.00 WIB kemarin, kelima desa tersebut belum mengajukan proposal ke DPMPD Bojonegoro.

“Namun pada pukul 16.45, proposal lima desa itu telah kami terima di Dinas PMD dan kami juga telah menerima pengembalian berkas dari BPKAD untuk 5 desa di Kepohbaru, 5 desa di Kasiman.Semua berkasnya telah kami verifikasi seluruhnya, dan siap kami kirimkan ke BPKAD,” sambung Kepala DPMD Bojonegoro, Djumari dikonfirmasi terpisah.

Dengan demikian, 419 desa dan 11 kelurahan yang tersebar di 28 kecamatan di Bojonegoro semuanya telah mengajukan pencairan DAK Pendidikan.

Besaran DAK bidang Pendidikan sebesar Rp2,1 juta setiap siswa kelas X dan Kelas XI yang masuk dalam kategori orang tuanya miskin/ Program Keluarga Harapan (PKH).

Sedangkan untuk siswa kelas XII yang masuk dalam kategori orang tuanya miskin/ Program Keluarga Harapan (PKH) menerima sejumlah, Rp1.050.000 setiap siswa. Selanjutnya, Rp2.000.000 untuk setiap siswa kelas X dan kelas XI yang kategori orang tuanya non miskin/ mampu. Rp 1.000.000 setiap siswa kelas XII yang kategori orang tuanya non miskin/ mampu.

Berikutnya, Rp 1.000.000 setiap siswa kelas X dan kelas XI yang kategori orang tuanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan I dan II. Sejjmkah Rp 500.000 untuk setiap siswa kelas XII yang kategori orang tuanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan I dan II.
Kemudian Rp500.000 setiap siswa kelas X dan kelas XI yang kategori orang tuanya PNS Golongan III dan IV dan Rp 250.000 setiap siswa kelas XII yang kategori orang tuanya PNS Golongan III dan IV.(dwi/mcb)

Leave a Comment