Share

Terus Produktif di Tengah Pandemi, dari Pedagang Sayur hingga Produksi Jajan Kering Tradisional

Bojonegoro – Bisnis jajanan kering tradisional terus menggeliat. Salah satunya Siti Masamah. Dalam sehari dia bisa memproduksi 3 kilo onde-onde ketawa dan keripik usus. Masa pandemi tak melunturkan semangatnya dalam mencari pundi rupiah.

Ditemui di gerai Toko Oleh-Oleh di Taman Rajekwesi, Siti mengatakan antara keripik usus dan onde-onde ketawa ada peminatnya sendiri. Dia mengaku, keripik usus memang lebih banyak peminat daripada onde-onde ketawa.

“Mungkin karena bisa dijadikan pendamping lauk juga,” tutur perempuan asal Kecamatan Gayam itu.

Sementara, untuk onde-onde ketawa bisa dijadikan teman ngopi atau ngeteh di sore hari.

Sehari-hari, Siti berjualan sayur di pasar tradisional. Sudah tiga tahun ini juga, Siti menggeluti kuliner camilan yang diberi merek Fian Snack ini. Untuk harga, Siti mematok harga Rp 10 ribu setiap kemasan. Produknya kini tersebar di beberapa gerai dan pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro. Seperti di SRC Bojonegoro, BMT, dan masih banyak gerai lainnya.

“Saya juga open reseller. Jadi kalau ada ibu rumah tangga atau anak muda yang ingin jualan, tapi masih bingung mau jual apa bisa menjual jajan kering saya lagi,” ucap perempuan usia 40 tahun itu.

Siti mengaku, kini dia sedang mempersiapkan camilan baru di bisnis camilannya. Katanya, menjadi pedagang harus kreatif dan mencetuskan produk-produk baru.

“Mau tambah menu camilan lagi. Rencananya mau bikin kembang goyang kecipir,” imbuh Siti.

Info pemesanan : 085780134281

Leave a Comment