Share

Tim Bojonegoro Minta Advis Terkait Keterlambatan Pembangunan Jembatan

Bojonegoro, 1/3 (Media Center) – Tim penyelesaian jembatan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta advis kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) di Jakarta terkait keterlambatan pembangunan jembatan Bengawan Solo dan denda.

“Tim penyelesaian jembatan Bengawan Solo sekarang ke LKPP Jakarta untuk meminta advis terkait keterlambatan dan denda,” ujar Kepala Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Pemkab Bojonegoro Andi Tjandra, di Bojonegoro, Kamis (1/3).

Yang jelas, menurut dia, pekerjaan yang masih tersisa dalam pembangunan jembatan sebesar 22 persen yaitu pemasangan tali jembatan dan sejumlah pekerjaan lainnya.

Sesuai kontrak, menurut dia, pembangunan jembatan Bengawan Solo yang menghubungkan Kecamatan Kota-Trucuk itu sudah selesai akhir 2017.

Tetapi pembangunan jembatan menjadi terhambat, disebabkan menunggu kedatangan tali jembatan sepanjang 26 meter dari China.

Selain itu, juga berbagai faktor lainnya antara lain, adanya kenaikan air sungai terpanjang di Jawa, termasuk ketika terjadi banjir beberapa hari lalu.

“Tali jembatan sekarang sudah sampai di Tanjung Perak Surabaya. Importir tali penggantung jembantan sekarang masih mengurus bea cukai masuknya, Semoga cepat selesai agar segera dikirim ke Bojonegoro,” kata dia menjelaskan.

Menurut dia, adanya jembatan baru itu di wilayah Bojonegoro terdapat enam jembatan yang melintas di Bengawan Solo. Selain itu ada Padangan-Cepu, Jawa Tengah, Kalitidu-Malo, Bojonegoro-Tuban, di dua lokasi.

Dari data yang diperoleh menyebutkan jembatan Bengawan Solo Kota-Trucuk dengan kontraktor PT Bintang Sembilan Indah Malang dibangun dalam dua tahap sejak Pebruari 2016.

Untuk tahap pertama pekerjaannya yaitu pembangunan pondasi jembatan juga pekerjaan lainnya menelan biaya Rp25 miliar dari APBD 2016 dan Rp58 miliar dari APBD 2017.

Pembangunan jembatan Bengawan Solo dengan panjang 145 meter, lebar 9,75 meter memiliki model lengkung “grider” dengan bahan baja. (*/mcb)

Leave a Comment