Share

Tim Kemenag Bojonegoro Tak Melihat Hilal di Bukit Kedewan

Bojonegoro, Media Center  – Hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) di Bukit Wonocolo, Desa Wonocolo Kecamatan, Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Senin (3/6/2019), ternyata tidak nampak. Sehingga puasa di genapkan 30 hari.

“Pemantauan dilakukan mulai pukul 17.25 WIB, selama 5 menit tidak berhasil meliahat hilal. Sehingga puasa diistikmalkan 30 hari,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, Muhammad Syamsuri,  usai melakukan pemantauan hilal.

Menurutnya, hasil dari rukyatul hilal hari ini akan dilaporkan kepada Kementerian Agama untuk menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbath.

“Kita tetap menuggu keputusan dari Kementerian Agama,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah pihak terlibat dalam pemantauan tersebut. Selain Kepala Kemenag Bojonegoro, tampak juga Kabag Kesra Sahari ikut memantau hilal dengan naik di atas tower.

Sebelumnya Syamsuri menyampaikan, dalam menentukan 1 syawal dilaksanakan dengan dua metode yakni Hisab dan Rukyat. Berdasarkan hisab, kondisi bulan dalam keadaan mines di bawah ufuk. Sehingga sangat kecil kemungkinan hilal bisa terlihat.

Bukit Wonocolo merupakan salah satu dari 105 lokasi rukyatul hilal di tanah air yang ditetapkan Kementerian Agama.

“Tahun 2008 sudah disini kok, cuma pastinya kami belum tahu,” ujar Kepala KUA Kasiman, M. Miran QR yang turut serta mendampingi Kepala Kemenag Bojonegoro. (Dwi/NN)

Leave a Comment