Share

Tim Penilai Umumkan 10 Desa Terbaik Transparansi Desa

Bojonegoro, 17/10 (Media Center) – Tim penilai keterbukaan informasi desa telah mengumumkan 10 desa terbaik dengan kategori menuju terbuka untuk festival transparansi desa. Dari 10 desa tersebut, lima desa terbaik dalam pelaksanaan open government partnership (OGP) akan mendapatkan penghargaan, antara lain Desa Ngasem Kecamatan Ngasem, Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang, Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Desa Kapas, Kecamatan Kapas, dan Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu.

Kelima desa itu akan mendapat penghargaan keterbukaan desa dari Bupati Bojonegoro Suyoto pada puncak hari jadi Bojonegoro ke 339 pada 20 Oktober mendatang. Lima desa lainnya yakni Desa Margomulyo Kecamatan Margomulyo, Desa Dengok Kecamatan Padangan, Desa Samberan Kecamatan Kanor, Desa Campurrejo Kecamatan Bojonegoro dan Desa Glagahan Kecamatan Sugihwaras juga akan menerima penghargaan.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur P, terpilihnya sepuluh desa itu berdasarkan hasil penilaian oleh tim penilai dari Kabupaten mulai tanggal 26 September 2016 lalu. “Tim penilai ini terdiri dari beberapa pihak termasuk dari NGO,” katanya dalam konferensi pers dengan puluhan jurnalis, Jumat (14/10).

Hasil penilaian ini dilakukan bertahap. Yang pertama adalah masing-masing kecamatan di Kabupaten Bojonegoro mengajukan satu atau dua desa yang dianggap paling baik dalam transparansi dan sesuai kriteria yang ditentukan oleh tim penilai. Selanjutnya, tim penilai dari kabupaten langsung meninjau untuk melakukan penilaian.

“Kriteria penilaian yang ditetapkan antara lain transparansi dengan bobot 40 persen, akuntabilitas 30 persen, peran masyarakat 15 persen dan inovasi 15 persen,” imbuh Joko Suharmanto sebagai salah satu tim penilai.(mcb)

Leave a Comment