Share

Tingkat Pembelian Tembakau di Bojonegoro Diperkirakan Menurun

Tingkat pembelian komoditas tembakau terus mengalami penurunan, hal itu diakui oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bojonegoro, Jawa Timur. Mengantisipasi timbulnya kerugian akibat tak terbelinya komoditas tembakau tersebut, pihaknya mengeluarkan anjuran untuk petani di Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Tingkat pembelian komoditas tembakau terus mengalami penurunan, hal itu diakui oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bojonegoro, Jawa Timur. Mengantisipasi timbulnya kerugian akibat tak terbelinya komoditas tembakau tersebut, pihaknya mengeluarkan anjuran untuk petani di Bojonegoro.

“Sebaiknya ada pengurangan lahan yang ditanami tembakau,” kata Khoirul Insan, Kepala Bidang Usaha Perkebunan Dishutbun Bojonegoro. Menurutnya hal itu guna mengantisipasi agar tidak ada tembakau Bojonegoro yang tidak terbeli oleh perusahaan, serta menjaga harga tembakau tidak anjlok.

“Kalau jumlah tembakau lebih banyak tapi pembelinya sedikit maka nilai jualnya akan turun,” ungkapnya, Senin (19/05/2014). Saat ini petani di Bojonegoro sudah mulai melakukan penanaman, diantaranya dengan membuat bedengan untuk menanam bibit.

Pada tahun 2014 ini, pihak Dishutbun memperkirakan tingkat pembelian tembakau hanya mencapai 30% dari seluruh hasil panen nantinya. Sementara diperkirakan areal yang bakal ditanami tembakau oleh petani adalah sekitar 40% dari seluruh lahan yang biasa ditanami tembakau. (*/lyamcb)

Leave a Comment