Share

TMA Anak Sungai Meningkat, Bengawan Solo di Bojonegoro Masih Aman

Intensitas hujan yang masih cukup tinggi di Bojonegoro Jawa Timur (Jatim), membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mengeluarkan peringatan akan kemungkinan bencana.

Bojonegoro (Media Center) – Intensitas hujan yang masih cukup tinggi di Bojonegoro Jawa Timur (Jatim), membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mengeluarkan peringatan akan kemungkinan bencana.

Peringatan tersebut berlaku untuk wilayah selatan Bojonegoro, terutama di sekitar aliran sungai-sungai. Disebutkan, wilayah selatan Bojonegoro merupakan salah satu kawasan yang rentan diterjang luapan sungai akibat tak dapat menampung air hujan.

Seperti pada rekam curah hujan, di Bojonegoro tercatat 170mm pada Hari Kamis (20/3/2014). Hal ini menyebabkan peningkatan debit air anak sungai Bengawan Solo yang tersebar di wilayah selatan. Meski demikian, kondisi Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo, masih berada jauh di bawah siaga.

Perkembangan TMA (20/3/2014) pada pukul 15.00 tercatat Karangnongko 23.30 meter dan di Bojonegoro. 10.95, pada pukul 18.00 di Karangnongko 23.25 dan Bojonegoro 10,78 m. Tren ketinggian TMA Bengawan Solo masih menunjukkan penurunan, yang terbukti dengan kondisi Karangnongko pada pukul 21.00 turun menjadi 23.00 dan Bojonegoro 10.50. (*/jkmcb)

Leave a Comment