Share

TMA Bengawan Solo Naik, Bojonegoro Siaga Banjir

Tinggi muka air (TMA) Bengawan Solo terus mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Bahkan pada Senin pagi (24/02/2014), ketinggian air bengawan solo mencapai angka 12.68 peill schal dan mendekati level siaga I. Sementara itu, tren ketinggian muka air dari daerah hulu Bengawan Solo seperti di Dungus, Ngawi dsudah mulai mengalami penurunan.

Bojonegoro (Media Center) – Tinggi muka air (TMA) Bengawan Solo terus mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Bahkan pada Senin pagi (24/02/2014), ketinggian air bengawan solo mencapai angka 12.68 peill schal dan mendekati level siaga I. Sementara itu, tren ketinggian muka air dari daerah hulu Bengawan Solo seperti di Dungus, Ngawi dsudah mulai mengalami penurunan.

Menurut Mz. Budi Mulyono, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, tren air di Bojonegoro masih akan mengalami kenaikan. Namun menurutnya kenaikan ini tidak sampai menyebabkan banjir seperti beberapa waktu lalu.

“Kalau curah hujan normal, debit air di Bojonegoro masih stabil, namun jika di hulu hujan lebat air kiriman akan semakin besar,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Senin (24/02/2014). Ia juga menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan TMA Bengawan Solo. “Yang penting warga di sekitar Bengawan Solo harus waspada,” lanjutnya.

Meski tren air di daerah hulu Bengawan Solo mulai mengalami penurunan, namun di wilayah Bojonegoro masih terus naik. Dan masyarakat harus waspada terhadap potensi hujan lokal yang bisa menyumbang debit air ke aliran Bengawan Solo. (lyamcb)

Leave a Comment