Share

TPPI Tuban Olah Kondensat Jadi Premium

Tuban (Media Center) – PT. Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menyatakan tidak memanfaatkan minyak mentah, tapi memanfaatkan kondensat dari Pertamina, sebagai bahan untuk membuat premium.

“Bahan yang kami manfaatkan kondensat dari Pertamina dengan hasil premium oktan 82,” kata salah seorang Kepala Bagian di TPPI Tuban Salman Al Parysi, Rabu (11/11).

Menurut dia, manajeman belum ada membahas kemungkinan dalam mengolah premium dengan memanfaatkan minyak mentah produksi Bojonegoro.

“Belum ada pembahasan soal mengolah minyak mentah dari produksi minyak Bojonegoro,” tandasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan TPPI mampu mengolah kondensat menjadi bahan bakar minyak (BBM) premium dengan kapasitas produksi 39.750.000 liter, dalam waktu dua hari.

“TPPI mulai mengolah kondensat menjadi premium sekitar pertengahan Oktober,” jelas dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan di produksi yang ketiga kalinya itu, untuk pendistribusiannya ke Terminal Bahan Baku Minyak Kecamatan Jenu, dilakukan Presiden Joko widodo, Rabu (11/11).

“Dari lokasi TBBM itu premiumnya untuk memenuhi kebutuhan BBM di berbagai daerah di Jawa Timur, juga luar Jawa,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Presiden Joko widodo mengharapkan TPPI kedepan bisa menjadi pusat industri petrokimia di Indonesia.

“Pemerintah memasang target TPPI bisa mengolah kondensat menjadi premium Oktober. Meskipun baru mampu mengolah 70 persen dari target, tapi nantinya akan menjadi 100 persen pada akhir 2015,” jelas dia.

Oleh karena itu, menurut dia, TPPI tidak hanya berhenti mengolah kondensat menjadi premium, tapi juga memproduksi turunannya, seperti bahan tekstil, kacal film, juga produksi yang lainnya.

“Ini keputusan politik ke depan TPPI akan menjadi pusat industri petrokimia di Indonesia,” katanya, menegaskan.

Dalam kunjungannya ke TPPI, Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno dan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto. (*/mcb)

Leave a Comment