Share

TRC BPBD Bojonegoro Tinjau Korban Angin Kencang

Bojonegoro (Media Center) – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meninjau korban angin kencang disertai hujan lebat di Kecamatan Ngasem, yang mengakibatkan dua rumah roboh, Minggu (2/11).

“Tim TRC BPBD sekarang ini terjun ke lokasi untuk menangani korban angin kencang di Kecamatan Ngasem,” kata Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sujarwo, Senin (2/11).

Ia menjelas Tim TRC BPBD meninjau ke lokasi untuk melakukan pendataan, sekaligus penanganan korban angin kencang di Kecamatan Ngasem.

“Penanganan bisa saja nanti rumah yang roboh dibangun secara gotong royong bersama masyarakat,” katanya.

Yang jelas, lanjut dia, korban angin kencang yang rumahnya roboh akan memperoleh santunan uang dari pemkab yang besarnya Rp5 juta.

“Setiap rumah yang roboh pemiliknya memperoleh santunan untuk membangun rumahnya kembali sebesar Rp5 juta/rumah,” katanya, menegaskan.

Sesuai data yang diterima, katanya, angin kencang yang terjadi beberapa menit telah mengakibatkan satu rumah milik Lasio (55), di Desa Trenggulunan, dan satu rumah warga di Desa Butoh, roboh diterjang angin kencang.

Angin kencang di daerah setempat, lanjut dia, berlangsung beberapa menit disertai hujan lebat, Minggu (2/11) pukul 17.50 WIB.

“Sesuai perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Malang, untuk Bojonegoro dan sekitarnya awal musim hujan jatuh dasarian I sampai III November,” paparnya. (*/mcb)

Leave a Comment