Share

UPNVY Gelar Pelatihan Pembibitan Bougenville di Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPNV) Yogyakarta, menggelar pelatihan pembibitan tanaman hias dan bougenville di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (6/1)/.

“Pelatihan pembibitan tanaman hias dan bougenville diikuti sekitar 130 peserta dari berbagai eleman masyarakat,” kata Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bojonegoro Fatoni, Rabu (6/1).

Ia menyebutkan peserta memperoleh pelatihan pembibitan tanaman hias dan pembibitan dari Kapuslitbang LPPM UPNV Yogyakarta, DR. Sri Suryaningsum, dan Ketua Ketua Pusat Studi Tanaman Hias UPNV Yogyakarta, Ir. Wijayani.

Pemkab, lanjut dia, akan mengembangkan pohon bougenville tahun ini dengan target sebanyak 180 ribu pohon.

Untuk itu, lanjut dia, pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp680 juta di dalam APBD 2016 untuk merealisasikan penanaman pohon bunga bougenville dengan target 180 ribu pohon.

Hanya saja, menurut dia, alokasi anggaran sebesar Rp680 juta itu tidak akan cukup untuk pengadaan bougenville secara langsung.

“Alokasi anggaran yang ada kalau dimanfaatkan untuk pengadaan bibit bougenville hanya bisa memperoleh separuh dari target 180 ribu pohon,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut dia, langkah yang praktis untuk bisa merealisasikan penanaman 180 ribu bougenville yaitu membuat pembenihan.

“Pohon bougenville hasil pembenihan nantinya akan ditanam di sepanjang kanan kiri di jalan kabupaten juga jalan lainnya,” jelas dia.

Ia memberikan gambaran di sepanjang jalan, seperti di Kecamatan Baureno, Balen, juga kecamatan lainnya, yang sudah mulai ditanaman pohon bougenville, bisa berkembang dengan normal dan berbunga.

“Sudah ada jalan sekitar 25 kilometer yang ada tanaman pohon bougenville,” ucapnya.

Kapuslitbang LPPM UPNV Yogyakarta, DR. Sri Suryaningsum, menjelaskan pihaknya memberikan pelatihan pembibitan tanaman hias dan bougenville dengan memanfaatkan kultur jaringan.

“Kami memberikan pelatihan kepada peserta latihan dengan sistem kultur jaringan,” jelasnya.

Ia datang memberikan pelatihan bersama dengan Ketua Pusat Studi Tanaman Hias UPNV Yogyakarta, Ir. Wijayani.

“Pohon bougenville ini kedepannya akan menjadi ikon Bojonegoro,” ucapnya, menegaskan. (*/mcb)

Leave a Comment