Share

Wabup Bojonegoro Ingatkan ASN Tak Langgar Aturan

Bojonegoro, 12/4 (Media Center) – Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono membuka sosialisasi ketaspenan dan pensiun pegawai negeri sipil (PNS) purna tugas di Pendapa Malwopati, Selasa (11/4). Sosialisasi ini dihadiri oleh para aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2018, PT. Taspen, BKN, BKPP, serta perwakilan dari bank-bank yang ada di Bojonegoro.

Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono menyampaikan terima kasih kepada PNS baik struktural maupun fungsional karena telah membantu bupati dan wakil bupati selama ini. Wabup mengingatkan, 5 menit terakhir adalah waktu yang menentukan, hal itu karena sudah mendekati masa pensiun atau lulus, sehingga jangan sampai melakukan kesalahan fatal.

“Karena UU ASN kita berbeda dengan UU PNS. Waktu dulu PNS yang didakwa kurang dari 4 tahun tidak diberhentikan, tapi kalau UU ASN sekarang apabila sudah ada kuputusan yang inkrah maka PNS tidak bisa mendapat pensiun. Maka dari itu kita harus saling mengingatkan agar tidak melakukan kesalahan sehingga bisa lulus dengan baik,” pesan Kang Hartono.

Wabup mengajak kepada semua ASN untuk terus bersinergi bersama untuk membangun Bojonegoro meskipun nanti sudah purna tugas. “Tepat satu tahun sebelum memasuki masa pensiun bapak ibu harus sudah melengkapi semua persyaratannya,” pungkas Kang Hartono.

Kepala Bidang Pengadaan Dan Pemberhentian Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Bojonegoro, Mulyadi menyampaiakan, jumlah PNS yang memasuki purna tugas mulai bulan Januari sampai dengan Desember 2018 sebanyak 402 orang. Saat ini, lanjut Mulyadi, jumlah PNS dilingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro adalah 9942 orang. Sehingga jumlah PNS yang masih aktif sampai Desember 2018 sekitar 9540.

“Sosialisasi ini untuk menambah wawasan tentang hak-hak sebagai anggota PT. Taspen Surabaya,” kata Mulyadi.(dwi/mcb)

Leave a Comment