Share

Wabup Bojonegoro Minta BUMDes Terbuka dan Dongkrak Industri Kreatif

Bojonegoro, 29/12 (Media Center) – Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono mendorong pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) trasparan dalam melakukan aktivitas dan melaporkan setiap perkembangannya.

“Jangan sampai tata cara yang tak jelas terjadi di Bojonegoro. Kita harus ingat bahwa kita masuk di era transparansi harus dilaporkan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Setyo Hartono saat Rapat Koordinasi Penguatan Pelaku Ekonomi Kerakyatan  di Kabupaten Bojonegoro yang berlangsung di Lantai 4 Pemkab Bojonegoro beberapa waktu lalu.

Imbauan ini bukan tanpa alasan. Dari sekitar 53 BUMDes di Kabupaten Bojonegoro, baru ada dua BUMDes yang berkiprah secara terbuka yakni BUMDes Bonggol Jati dan dan usaha gerabah. Sementara ada BUMDes yang tak jelas yang saat ini telah berubah menjadi sebuah PT.

Dalam rangka penguatan sektor ekonomi kerakyatan, Wabup berharap BUMDes bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di bidang industri kreatif. Hal ini sejalan dengan promosi berbagai destinasi wisata di Bojonegoro yang terus berbenah.

Wabup mengingatkan agar seluruh SKPD untuk bersinergi dalam membangun. Terutama di mulai dari desa. Ia mencontohkan, ada beberapa desa yang kreatif yang bisa didukung SKPD terkait dan menangkap peluang ini.

“Hal utama yang dibutuhkan adalah menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat kita. Memompa lingkungan adalah hal pertama yang bisa kita lakukan untuk membangun sektor ekonomi kerakyatan yang didukung oleh perbankan sehingga bisa menopang perekonomian di wilayah pedesaan,” pungkasnya.(mcb/humas)

Leave a Comment