Share

Wabup Bojonegoro Minta Pemenang Tender Gandeng Kontraktor Lokal

Bojonegoro (Media Center) – Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono, meminta kepada tujuh pemenang tender ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, untuk memberikan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan bagi kontraktor lokal.

“Sekarang ini kontraktor lokal yang ikut proyeknya EMCL semuanya bangkrut,” ujarnya berada di kantor Pemkab Bojonegoro, Kamis (7/1)

Dia menyampaikan, pada pengalaman sebelumnya saat masih mengerjakan proyek di EPC 5 ada sekitar Rp3 miliar yang belum dibayarkan oleh sub kontraktor EMCL kepada kontraktor lokal. Sehingga, banyak hitungan yang meleset dan mengakibatkan kerugian.

“Ada industri migas kan seharusnya kontraktor lokal di sini bisa maju, tapi malah jatuh dan terpuruk,” tukasnya.

Menurutnya, dengan adanya industrialisasi migas di Bojonegoro, tentu masyarakat ingin mendapat dampak sosialnya. Sehingga dengan adanya permasalahan seperti sekarang ini, Pemkab akan membantu memfasilitasi semaksimal mungkin.

“Kita akan memfasilitasi sebaik mungkin, agar apa yang diinginkan warga Bojonegoro bisa tercapai demi kesejahteraan bersama,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu kontraktor lokal, Pujianto, menyampaikan, keberadaan tujuh kontraktor baru yang menjadi rekanan EMCL sekarang ini masih kurang maksimal dalam berkomunikasi.

“Mereka seperti menutup pintu untuk kami yang di lokal, padahal kalaupun tidak bisa ikut serta ya tidak apa-apa. Yang penting usaha dulu, ikut tender,” pungkasnya.

Pemenang tender proyek EMCL untuk kegiatan maintenance ini antara lain PT Spektra, PT Depriwangga, PT SNP Indonesia, PT Indo Cutter, PT DASP, PT Sarana BAja Perkasa, PT PPLI.(dwi/mcb)

Leave a Comment