Share

Wabup Bojonegoro Tinjau Tangul Bocor di Kanor

Bojonegoro (Media Center) – Wakil Bupati Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Setyo Hartono, Selasa malam, meninjau tanggul Bengawan Solo di Grape, Desa Kanor, Kecamatan Kanor, yang kritis karena bocor mengeluarkan air sekitar 300 liter/detik.

“Tanggul Bengawan Solo di Grape kritis, sebab bocornya cukup besar,” kata Camat Kecamatan Kanor Supi Haryono, di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan Setyo Hartono, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Soekadi Moelyono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Andik Tjandra, Kepala Dinas Pengairan Edy Susanto, juga berbagai pihak lainnya termasuk jajaran Kodim 0813, berada di lokasi tanggul Grape yang bocor.

“Bapak Bupati Bojonegoro Suyoto menginstruksikan agar tanggul Grape ditangani agar tidak bocor. Saat ini masih dicari pemecahannya. Apalagi air yang bocor melalui tanggul mulai menggenangi pemukiman warga dan areal pertanian di Desa Kanor, Kecamatan Kanor,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan pemkab juga mendatangkan alat berat “backhoe” untuk menangani tanggul Kali Inggas dan Kali Pohwates, anak sungai Bengawan Solo yang kritis di sejumlah titik.

“Tanggul yang kritis di Kali Inggas dan Pohwates kalau jebol akan merendam tanaman padi petani yang siap panen dengan luas ribuan hektare,” jelasnya.

Menurut dia, tanggul Kali Inggas dan Pohwates yang kritis yang panjangnnya lebih dari 2 kilometer sudah ditangani bersama warga dengan membuat igiran sejak sehari lalu.

“Warga dengan bergotong royong membuat igiran di tanggul Kali Inggas dan Pohwates sudah menghabiskan sekitar 6.000 karung. Saat ini ketinggian air dengan tanggul berkisar 20-0,50 meter,” ujarnya. (samcb)

Leave a Comment