Share

Wabup Bojonegoro : Pertanian Butuh Inovasi dan Kreativitas

Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Setyo Hartono, menyatakan, butuh inovasi dan kreativitas di sektor pertanian untuk mewujudkan kesejahteraan petani.

” Inovasi didunia pertanian mutlak dilakukan. Jika dirunut sejarah, nenek moyang kita adalah orang yang handal dalam bidang pertanian,” kata Hartono di Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, Senin (28/9) dalam kegiatan pertemuan petani tembakau dan tebu dengan pelaku agribisnis.

Ia menjelaskan, saat ini, tanah di Bojonegoro sudah tak seperti dulu. Kondisi unsur hara dalam tanah sudah dalam kondisi kritis. Sehingga, dalam penanganan tanah dan bercocok tanam membutuhkan perlakukan khusus.

“Hal ini diperparah lagi, karena petani kita sangat bergantung dengan pupuk kimia,” tandasnya.

Padahal, penanganan perbaikan tanah harus dilakukan dengan pemupukan alami. Masalah lainnya adalah  ketersediaan air utamanya adalah disaat musim kemarau seperti ini.

Wabup mengimbau, supaya masyarakat menjaga kelestarian sumber daya air dengan membuat lubang biopori. Biopori ini sederhana namun memiliki manfaat yang luar biasa. Salah satunya adalah menjadi resapan air saat musim penghujan.

Permasalahan pertanian lainnya adalah ketersediaan pupuk disaat musim tanam dan rendahnya harga jual pertanian saat musim panen. Hal ini untuk diantisipasi sedini mungkin agar kesejahteraan petani dapat meningkat.

“Apabila ada oknum – oknum yang menyalah gunaan distribusi pupuk, petani harus melaporkan,” tandasnya.

Pihaknya menyampaikan, supaya petani mengajukan bantuan baik embung ataupun pompa air.

“Jika ada yang meminta pungutan, jangan segan untuk melapor,” tegasnya lagi.

Kinerja pemerintah saat ini harus maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jangan sampai ada ketimpangan yang luar biasa antara aparat dan masyarakat. Semua dilakukan untuk mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang produktif dan bahagia.(dwi/*mcb)

Leave a Comment