Share

Waduk Gongseng Ditarget Rampung Tahun Ini

Bojonegoro, Media Center – Pemkab Bojonegoro menargetkan pembangunan Waduk Gongseng di Kecamatan Temayang selesai akhir tahun 2019, dan dilanjutkan pengisian air untuk kebutuhan pertanian.

“Sehingga tahun 2020 dan 2021 bisa dimulai pengisian air,” tegas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Bojonegoro, Edi Susanto di hadapan ratusan warga Desa Duwel yang menghadiri Sambang Desa, Selasa (26/3/2019) malam.

Waduk Gongseng merupakan bendungan timbunan batu zona inti tegak, dengan daya tampung 22,43 juta meter kubik. Waduk ini memiliki luas genangan 433,19 hektare, dan mampu mengairi areal pertanian seluas 6.191 hektare.

Selain itu, Waduk Gongseng Bojonegoro juga berfungsi sebagai pengendali banjir sebesar 2 juta meter kubik dan penyedia air baku sekitar 300 liter/detik.

“Ini akan lebih menghidupkan pertanian di wilayah selatan dan timur Bojonegoro,” tegas Edi.

Disebutkan hingga saat ini pihaknya telah melakukan pembangunan 500 embung. Tahun ini jumlah embung akan ditambah untuk lima desa di Kecamatan Kedungadem

“Total anggaran yang kita siapkan lebih dari Rp1 Miliar,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Akhmad Djupari menambahkan, produktivitas pertanian di Kedungadem sudah mengalami peningkatan, baik dari hasil panen dan harga jual kepada konsumen.

Namun demikian, lanjut dia, kegiatan pertanian di wilayah ini harus terus didorong. Karena antusias kaum muda untuk bertani terus berkurang setiap tahunnya.

“Itu terjadi karena beberapa hal, antara lain cuaca panas, kotor dan lain sebagainya. Ini yang harus kita pikirkan bersama agar bagaimana generasi muda menyukai pertanian dan untuk keberlanjutan generasi petani di masa depan,” tegasnya.

Untuk itu, Dinas Pertanian gencar mengadakan sekolah lapang dengan sasaran kaum muda dan orang awam agar mengerti tata cara bertani.

“Saat ini sudah ada 440 desa yang sudah mengadakan sekolah lapang,” ungkapnya.

Ditambahkan, Pemkab Bojonegoro menyediakan KPM (Kartu Petani Mandiri) untuk meringankan petani. Anggaran yang disiapkan tahun 2019 ini sebesar Rp15 miliar.

“Anggaran ini akan meningkat setiap tahunnya,” pungkasnya.(Dwi)

Leave a Comment