Share

Warga Nilai Positif Jalur Satu Arah

Bojonegoro (Media Center) – Adanya pemberlakuan jalur satu arah di empat titik oleh Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ternyata dinilai positif oleh sebagian masyarakat.

Seperti yang diungkapkan oleh warga Jalan Dr Sutomo, Rina Handayani saat melintas dari jalur satu arah di Jalan Rajawali. Meskipun memahami kata hati para pedagang kecil yang terkena imbas akibat penurunan pembeli, namun ada segi positif yang juga perlu diperhitungkan.

“Lalu lintasnya lancar, tidak seperti biasanya semrawit. Apalagi kalau ada truk memutar,” kata wanita 30 tahun ini.

Dia mengungkapkan, dengan adanya jalur satu arah di Jalan Rajawali ini, menjadi berkah bagi pedagang yang berada di jalan-jalan lainnya. Sehingga, perekonomian menjadi merata tidak bertumpu di satu tempat saja.

“Saya perhatikan pedagang lainnya yang jarang pembelinya, dapat rejeki karena tempatnya jualan jadi lewatan,” tandasnya.

Meskipun begitu, masih banyak pula masyarakat yang melanggar jalur ujicoba ini. Mereka tidak segan-segan menerobos meskipun telah dipasang rambu dan peringatan oleh Dishub. Hal ini karena, selain tidak ada sanksi jika melanggar, tidak terlihat lagi petugas yang berjaga.

“Saya mau ke pegadaian, kalau memutar lewat jalan lain terlalu jauh. Padahal tinggal lurus aja kalau dari rumah saya,”  ujar Santi, salah satu warga Kadipaten yang melanggar.(dwi/*mcb)

Leave a Comment