Share

Warga Sukorejo Bojonegoro Sayangkan KAI Terkait Tanah

Bojonegoro (Media Center) – Warga di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro, Jawa Timur, menyayangkan langkah PT KAI Asset Daerah Operasi (Daops) 4 Semarang, Jawa Tengah, terkait tanah yang dimanfaatkan menanam jaringan pipa instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) domestik.

“Warga menyayangkan PT KAI Asset Daops 4 Semarang, mempermasalahkan jaringan pipa IPAL yang ditanam di tanah PT KAI,” kata seorang tokoh masyarakat warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro Turmudzi Cah, kepada kanalbojonegoro, Senin (1/2).

Padahal, menurut dia, PT Bintang Sembilan, selaku kontraktor pemasangan IPAL komunal bantuan Pemprov Jawa Timur itu, menanam pipa di tanah PT KAI, yang selama ini menjadi lingkungan warga yang menyewa tanah PT KAI, yang limbahnya diolah melalui IPAL.

“Justru seharusnya yang bertanggung jawab ikut mengelola limbah domestik warga yaitu PT KAI. Tidak hanya selama ini menarik uang sewa tanah kepada warga saja,” katanya, menegaskan.

Ia menduga teguran yang disampaikan kepada kontraktor PT Bintang Sembilan yang mengerjakan pembuatan IPAL komunal di desa setempat, karena PT KAI akan memperhitungkan uang sewa tanah yang dimanfaatkan untuk menanam pipa IPAL.

“Kami belum tahu apakah PT Bintang Sembilan sudah berkoordinasi dengan PT KAI,” ucapnya.

Menurut dia, keberadaan IPAL komunal di desa setempat sangat bermanfaatkan bagi warga. Ada dua penampungan yang dimanfaatkan mengolah limbah domestik, yang salah satunya mampu mengolah limbah domestik 152 sambungan rumah (SR).

“Jumlah setiap SR bervariasi, ada yang sedikit, tapi ada yang juga mencapai 20 warga, karena merupakan rumah kos,” jelas dia.

Dari data yang diperoleh, PT KAI Asset Daops 4 Semarang, mengeluarkan surat teguran yang disampaikan kepada PT Bintang Sembilan, tertanggal 13 Januari 2015. Surat teguran itu ditandatangani Senior Manager Asset Daops 4 Semarang Eman Sulaeman.

Di dalam surat teguran itu berisi perihal bahwa PT Bintang Sembilan telah melakukan penanaman pipa di tanah Desa Sukorejo, tanpa izin PT KAI Asset Daops 4 Semarang, Jawa Tengah. Masih dalam surat itu, apabila PT Bintang Sembilan tidak menyelesaikan proses izin/sewa tanah, maka PT KAI akan melakukan penertiban. (*/mcb)

Leave a Comment