Share

Waspada Debu di Proliman-Glendeng

Masyarakat yang melintasi jalur Proliman Kapas – Jembatan Glendeng mengeluhkan gangguan debu beterbangan. Debu-debu tersebut berasal dari pengerjaan proyek jalan paving sepanjang 1 Km yang ada di Desa Plesungan, Kecamatan Kapas dan berbatasan dengan Desa Bakalan Kecamatan Kapas Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Masyarakat yang melintasi jalur Proliman Kapas – Jembatan Glendeng mengeluhkan gangguan debu beterbangan. Debu-debu tersebut berasal dari pengerjaan proyek jalan paving sepanjang 1 Km yang ada di Desa Plesungan, Kecamatan Kapas dan berbatasan dengan Desa Bakalan Kecamatan Kapas Bojonegoro.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, proyek paving itu telah berlangsung selama 3 bulan dan hingga saat ini masih belum rampung pengerjaannya, Lamanya pengerjaan dan tanpa ada upaya penyiraman, membuat debu-debu sering berterbangan, terlebih saat datangnya musim kemarau.

Material proyeknya tersapu angin dan dirasa sangat menganggu, gangguan itu makin dirasakan oleh warga yang tinggal hanya berjarak 100 meter dari lokasi proyek. Salah satu warga yang sedang melintas Sarbani, Rabu (13/8/2014) mengungkapkan bahwa debu yang berterbangan itu mengganggu pemandangan dan pencemaran udara.“Kita heran saja kenapa pihak terkait membiarkannya, padahal sangat mengganggu,” katanya.

Dihubungi melalui ponselnya Kepala Desa (Kades) Plesungan Kecamatan Kapas HM Choiri membenarkan gangguan debu di jalan yang masuk wilayah kerjanya. “Tapi saya tidak tahu siapa yang mengerjakan, karena tidak ada pemberitahuan yang masuk ke kantor desa mengenai proyek jalan tersebut,“ katanya. (guf/**mcb )

Leave a Comment