Share

Watannas: Industri Migas Jangan Beri Dampak Buruk Pada Lingkungan

Bojonegoro, 29/8 (Media Center) – Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia saat berkunjung di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berharap, pembangunan kawasan industri minyak dan gas (migas) harus memiliki nilai ekonomis dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sekretariat Jendral Watannas, Mayor Jendral Aris Martono, mengatakan, saat ini yang menjadi perhatian serius dari Watannas adalah masalah ketersediaan energi yakni minyak dan gas bumi. Terutama di Bojonegoro yang memiliki Lapangan migas seperti Banyuurip, Blok Cepu, Lapangan Sukowati, Blok Tuban, sumur tua, dan Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB).

“Keberadaan industri migas di Bojonegoro jangan sampai memberikan dampak buruk mulai lingkungan, salah satunya pencemaran dan dampak ikutan lainnya,” tegasnya saat berada di lantai 7 gedung Pemkab Bojonegoro, Selasa (28/8/2018).

Sementara PGA dan Relation Manager PEPC, Kunadi, mengatakan, selama pekerjaan berlangsung di J-TB, pernah mengalami konflik namun tidak menggangu proyek. Yakni, demo terkait tenaga kerja yang selesai masa kontraknya beberapa waktu lalu.

“Namun bisa diselesaikan dengan baik,” pungkasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment