Share

Wayang Thengul dan Sandur Ditetapkan Jadi Warisan Tak Benda Indonesia

Surabaya, 29/10 (Media Center) – Setelah Tarian Wayang Tengul tampil di hadapan Presiden Republik Indonesia dalam acara Apel Besar Revolusi Mental di lapangan KONI Sario Kota Manado, Jumat (26/10), Wayang tengul dan Kesenian Sandur Bojonegoro ditetapkan sebagai warisan budaya Tak benda Indonesia dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang sertifikat penetapannya diterima oleh Bupati Bojonegoro Anna Mua’wanah di Gedung Cak Durasim Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sabtu (27/10).

Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang terbaik di Indonesia. Ini tidak lepas dari kerjasama antara pemerintah, masyarakat dan para stakeholder salah satunya adalah para seniman.

“Jika seniman diberikan tempat dan wadah untuk berkreasi saya yakin Jawa Timur akan semakin menjadi lebih maju lagi. Selain itu setelah kabupaten/kota mendapatkan penetapan budaya ini, hal itu menunjukkan bahwa Jawa Timur kaya akan warisan budaya peninggalan leluhur yang masih bisa kita nikmati sampai saat ini,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Ipul ini.

Dalam acara itu selain sertifikat penetapan warisan budaya tak benda diberikan pula penghargaan kepada insan seni yang berdedikasi tinggi,

10 Seniman yang mendapatkan penghargaan antara lain:
1. Kategori Seni Rupa – Agus Sukamto dari Kota Surabaya
2. Kategori Seni Film – Wimar Herdanto dari Kota Surabaya
3. Kategori Seni Sastra – Suwingnyo Adi dari Kab. Tulungagung
4. Kategori Seni Tari – Winarto dari Kota Malang
5. Kategori Seni Teater – Mulyono Muksin dari Kab. Sidoarjo
6. Kategori Seniman Musik – Djagat Pramudjito dari Kab. Bojonegoro
7. Kategori Tokoh Berdedikasi – Arief Santosa dari Kab. Sidoarjo
8. Kategori Tokoh Berdedikasi – Alm Bokirno dari Kota Surabaya
9. Kategori Tokoh Berdedikasi – Alm Djoemiran Ranta Atmadia dari Kota Surabaya
10. Kategori Tokoh Berdedikasi – Trisakti Hendrianto dari Kota Surabaya

Daftar Warisan Budaya Tak Benda :
1. Celurit dari Madura
2. Rawon Nguling dari Kab. Probolinggo
3. Topeng Jatidhuwur dari Kab. Jombang
4. Wayang Thengul dari Kab. Bojonegoro
5. Sandhur dari Kab. Bojonegoro dan Kab. Tuban
6. Reog Cemandi dari Kab. Sidoarjo
7. Janger dari Kab. Banyuwangi
8. Manten Kucing dari Kab. Tulungagung

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati dan Walikota Se-Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. (*humas)

Leave a Comment