Share

Woww, Bedug Buatan Perajin Bojonegoro Ini Seharga Rp30 juta

Bojonegoro. 18/6 (Media Center) – Sebuah bedug hasil perajin kayu jati “Sadam Art” di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang merupakan pesanan pengurus sebuah Masjid di Kecamatan Baureno, harganya terbilang mahal mencapai Rp30 juta.

“Harga bedug ini mahal karena bahannya semuanya kayu jati juga kulit bedugnya dari sapi Jawa,” kata Pemilik Sadam Art di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro M. Guntur, kepada detakpos di Bojonegoro, Minggu (18/6/2017).

Apalagi, lanjut dia, pembuatan bedug dengan ukuran tinggi 2,5 meter diameter 1,5 meter itu membutuhkan waktu tiga bulan.

Lamanya waktu membuat bedug karena bahan kayu jati harus melengkung tidak lurus, selain kulit bedug harus memanfaatkan sapi Jawa.

Bahkan, lanjut dia, kayu jati yang akan dimanfaatkan bedug harus kering alami bukan kering karena proses open.

“Kalau memanfaatkan sapi Brahman tidak bisa. Sebab, kulit sapinya terlalu tebal, sehingga tidak lentur,” ucapnya.

Pada Puasa Ramadhan ini, katanya, dirinya hanya memperoleh pesanan satu bedug, selain empat mimbar masjid yang harganya berkisar Rp20 juta-Rp25 juta per mimbar.

“Pemesan mimbar dari luar Jawa,” ucapnya.

Ia mengaku di sentra kerajinan kayu jati di desa setempat jarang ada perajin yang memperoleh pesanan bedug, karena pembuatannya membutuhkan waktu lama juga kayu jati dengan kualitas bagus.

“Bedug ini besarnya sama dengan bedug di Masjid Jami’ Kota Bojonegoro,” tambahnya. (*/mcb)

Leave a Comment