Share

108 Pejabat Pemkab Bojonegoro Resmi Tempati Posisi Baru

Bojonegoro, 17/10 (Media Center) – Bertempat di Pendopo Malwopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Senin (16/10) sore tadi dilaksanakan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas di Lingkup Pemkab Bojonegoro. Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 821.2/276-278/412.301/2017.

Beberapa pejabat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang dilantik diantaranya adalah Moch Chosim yang semula Kepala Bagian Hukum dan Perundang Undangan menjadi Staf Ahli Bupati bidang pemerintahan hukum dan politik, dr Anik Yuliarsih yang semula Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana menjadi Staf Ahli Bupati. Sedangkan posisi yang ditinggalkan kini diisi oleh Adi Witjaksono yang semula sebagai Kepala Dinas Sosial.

Selain itu, Helmy Elizabeth yang semula staf ahli Bupati menduduki jabatan baru sebagai Pj Kepala Dinas Sosial. Staf ahli lainnya Nanik Susmiarti menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Sedangkan Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setkab, Dandy Suprayitno menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.

Jumlah pejabat yang dilantik dengan rincian eselon II sebanyak enam orang, Eselon III sebanyak 32 orang, Eselon IV sejumlah 70 orang dan satu orang pejabat eselon IV selaku Fungsional Umum.

Prosesi pengambilan sumpah dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatangan berita acara pengambilan sumpah serta kata kata pelantikan oleh Bupati Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro Suyoto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa harta, uang dan jabatan bisa mendatangkan keberkahan atau sebaliknya menjadi sebuah musibah. Ada hikmah penting dari semua yang kita jalani dan kita lakukan selama kita fokus pada sebab maka akan membawa dampak yang positif.

“Ibaratnya bekerja selama total dan baik tanpa ada pamrih untuk mendapatkan jabatan, karena prestasi dan kinerja kita maka akan membuat kita bisa meraih kedudukan atau jabatan. Tuhan kita menjanjikan kepada setiap orang yang beramal sholeh dan memiliki keimanan maka akan mendapatkan kehidupan yang baik atau balasan yang baik pula.
,” urai pria yang akrab disapa Kang Yoto ini.

Ia menegaskan, bahwa dalam hidup jangan sampai kita mengejar jabatan, karena jabatan itu akan dipergilirkan.jabatan mengandung akibat dan bisa menjadi sebuah sebab. Oleh karena jabatan itu adalah pergiliran, pesan Bupati, agar dijalani dan diterima dan menjadikan jabatan yang kita emban saat ini untuk berbuat baik. Kedua adalah kita mampu mensyukuri atas semua yang kita dapatkan saat ini.(*humas/mcb)

Leave a Comment