Share

117 Faskes Tingkat Pertama Optimalkan Pelayanan dengan Bekerjasama BPJS Kesehatan Bojonegoro

Bojonegoro – Sebanyak 117 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bojonegoro hingga Mei 2021. Hal ini menjadi acuan bahwa FKTP memaksimalkan pelayanan sebagai pintu pertama pelayanan kesehatan di Bojonegoro.

BPJS kesehatan mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dimana fasilitas kesehatan memiliki peran strategis dalam hal pemberian pelayanan kesehatan kepada seluruh pasien JKN-KIS.

Dokter Zhaki Al Asror (30), atau lebih dikenal dokter Zhaki telah melayani pasien JKN-KIS sejak lama di Puskesmas Purwosari menuturkan sebagai dokter, jiwa terpanggil untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat, baik itu kepada pasien umum ataupun kepada pasien yang menjadi peserta JKN-KIS.

“Terlebih lagi, saya yang bertugas di Puskesmas Purwosari ini termasuk menjadi gatekeeper atau pintu masuk pertama untuk pemberian pelayanan kesehatan sebelum menuju ke jenjang faskes selanjutnya,” ucapnya.

Pria kelahiran Lamongan ini juga menjelaskan, (FKTP) berperan sebagai pemberi pelayanan kesehatan dasar berfungsi optimal sesuai standar kompetensinya dan memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar pelayanan medik. Selain itu, FKTP menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan kepada peserta program JKN-KIS. FKTP memiliki fungsi kontak layanan peserta (first contact), pelayanan berkelanjutan (continuity), pelayanan paripurna (comprehensiveness), dan koordinasi pelayanan (coordination).

“Apapun background-nya, bagaimanapun kondisinya, pasien yang datang periksa ke saya itu adalah pasien yang sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan dan itu sudah jadi tugas saya untuk menyembuhkan. Saya punya prinsip jika kita tenaga medis bisa melayani dengan hati maka hal itu juga akan menyehatkan negeri ini,” ujar Zhaki.

Zhaki juga berharap untuk mendukung jalannya Program JKN, seluruh FKTP termasuk Puskesmas Purwosari bisa mengoptimalkan pelayanan kepada peserta program JKN-KIS secara tuntas sesuai dengan kompetensi dan sarana prasarana yang dimiliki. Hal ini bertujuan mencapai kualitas layanan yang diberikan kepada peserta juga bisa terus meningkat.

Leave a Comment